11 Istri Nabi Muhammad SAW, Siapa Sajakah Mereka _*

ISTRI Nabi Muhammad SAW berjumlah 11 orang. Masing-masing sebanyak enam orang berasal dari suku Quraisy, empat orang dari suku Arab selain Quraisy dan satu orang berasal dari Bani Isra’il.

Hal lain yang perlu diketahui di sini adalah bahwa seluruh istri Nabi Muhammad adalah janda dan satu-satunya yang dinikahi Nabi dalam keadaan perawan adalah ‘Aisyah bintu Abi Bakr -radhiyallahu ‘anha-, dan Nabi tidak berpoligami kecuali setelah meninggalnya istri pertama beliau, Khadijah Bintu Khuwailid ra.

1 Istri Nabi Muhammad SAW: Khadijah binti Khuwailid

Khadijah binti Khuwailid’ merupakan isteri pertama Nabi Muhammad. Nama lengkapnya adalah Khadijah binti Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushai. Khadijah al-Kubra, anak perempuan dari Khuwailid bin Asad dan Fatimah binti Za’idah, berasal dari kabilah Bani Asad dari suku Quraisy.

2 Istri Nabi Muhammad SAW: Saudah binti Zam’ah

Saudah binti Zam’ah bin Qais bin Abdul Wad adalah istri Nabi Muhammad. Nasabnya bertemu Rasulullah pada Lu’ay bin Ghalib. Ia dikenal memiliki otak cemerlang dan berpandangan luas. Ia pertama kali menikah dengan anak pamannya yaitu Syukran bin Amr.

ummu haram Istri Nabi Muhammad SAW
Ilustrasi: FWallpapers

3 Istri Nabi Muhammad SAW: Aisyah binti Abu Bakar

Aisyah binti Abu Bakar adalah istri dari Nabi Islam Muhammad. Dalam penulisan Islam, sering ditambahkan pula gelar “Ibu orang-orang Mukmin”, sebagai gambaran bagi para istri Muhammad sebagai “Ibu dari orang-orang Mukmin” dalam Qur’an.

BACA JUGA : 8 Tips Hidup Sehat Cara Nabi

4 Istri Nabi Muhammad SAW: Hafsah binti Umar ibn Al-Khattab

Hafshah binti Umar adalah salah seorang istri Muhammad. Ia seorang janda dari seorang pria bernama Khunais bin Hudhafah al-Sahmiy yang meninggal dunia saat Perang Badar.

5 Istri Nabi Muhammad SAW: Zaynab binti Khuzaymah

Zainab binti Khuzaimah adalah istri Rasulullah Saw. yang dikenal dengan kebaikan, kedermawanan, dan sifat santunnya terhadap orang miskin. Dia adalah istri Rasulullah Saw kedua yang wafat setelah Khadijah r.a. Untuk memuliakan dan mengagungkannya, Rasulullah mengurus mayat Zainab dengan tangan dia sendiri.

6 Istri Nabi Muhammad SAW: Ummu Salamah bint Abu Umayyah

Umm Salamah menikah dengan Nabi Muhammad pada usia dua puluh sembilan tahun, setelah suami pertamanya meninggal karena luka yang diterimanya saat bertempur dalam pertempuran Uhud.

Umm Salamah dan suaminya adalah bagian dari migrasi ke Abyssinia. Hidupnya dipenuhi dengan contoh kesabaran dalam menghadapi cobaan dan kesengsaraan.

Dia dan suaminya termasuk yang pertama meninggalkan Mekah menuju Madinah ketika dia dipaksa untuk menanggung perpisahan dari suaminya dan penculikan putranya.

Pada saat kematian suaminya, dia membuat du’a kepada Allah: “Ya Tuhan, berilah aku penderitaanku dan berikanlah sesuatu yang lebih baik daripadanya sebagai balasannya, yang hanya dapat diberikan oleh Oleh-Mu, Yang MahaTinggi dan Maha Perkasa.”

Pernikahan dengan Nabi Allah menjawab bahwa du’a. Umm Salamah meriwayatkan lebih dari 300 hadits,banyak dari mereka tentang perempuan.

Dia menemani Nabi dalam banyak ekspedisinya dan menikah dengannya selama tujuh tahun sampai kematiannya. Umm Salamah hidup lebih lama dari semua istri lainnya dan meninggal pada usia delapan puluh empat tahun.

Istri Nabi Muhammad SAW
Foto: Pinterest

7 Istri Nabi Muhammad SAW: Juwayriyah binti Harits

Juwairiyah binti al-Harits al-Mushthaliqiyyah al-Khuza’iyyah atau lebih dikenal dengan Juwairiyah binti al-Harits adalah istri dari Nabi Muhammad, dan termasuk dari Ibu Para Mukminin.
Juwayriyah menikah dengan Nabi selama enam tahun, dan hidup selama tiga puluh sembilan tahun setelah kematiannya. Dia meninggal pada usia enam puluh lima tahun.

8 Istri Nabi Muhammad SAW: Zaynab binti Jahsh

Zaynab,seorang gadis muda dari garis bangsawan Quraisy pernah menikah dengan budak Nabi Muhammad yang dibebaskan dan anak angkat Zaid, seorang pria yang sangat dekat dengan Nabi.

Pernikahan mereka berumur pendek dan penuh badai dan untuk menyenangkan mereka berdua, Nabi Muhammad mengizinkan mereka untuk bercerai.

Hal ini menyebabkan dilema karena perceraian disukai dan meninggalkan seorang wanita dalam situasi yang sulit; sebagai cara untuk menyenangkan semua pihak termasuk keluarga Zaynab dia menikah dengan Nabi Muhammad.

Ayat-ayat dalam Al-Qur’an diturunkan untuk menangani masalah ini dan dengan menikahi Zaynab, Nabi Muhammad menunjukkan bahwa dalam Islam seorang anak angkat tidak sama dengan anak alami.

Zaynab bergabung dengan keluarga Muhammad yang sedang tumbuh dan dikenal karena kemurahan hati dan karya amalnya. Dia meninggal pada usia lima puluh tahun.

9 Istri Nabi Muhammad SAW: Ramlah binti Abu Sufyan

Ummu Habibah Ramlah binti Abi Sufyan al-Umawiyyah al-Qurasyiyah al-Kinaniyyah atau lebih dikenal dengan Ummu Habibah, Ramlah binti Abu Sufyan atau Ramlah binti Abi Sufyan adalah istri dari Nabi Muhammad dan termasuk dari Ibu Para Mukminin.

BACA JUGA : 11 Perbuatan yang Terlarang di Dalam Sholat

10 Istri Nabi Muhammad SAW: Safiyyah binti Huyayy ibn Akhtab

Shafiyah binti Huyay adalah salah satu istri nabi Muhammad SAW yang berasal dari suku Bani Nadhir. Ketika menikah, ia masih berumur 17 tahun. Ia mendapatkan gelar “Ummul mu’minin”. Ayahnya adalah ketua suku Bani Nadhir, salah satu Bani Israel yang bermukim disekitar Madinah.

11 Istri Nabi Muhammad SAW: Maymunah binti al-Harits

Maimunah binti al-Harits al-Hilaliyyah al-‘Amiriyyah adalah istri terakhir dari Nabi Muhammad, Maymunah tinggal bersama Nabi selama lebih dari tiga tahun, sampai kematiannya. Dia sangat baik hati dan keponakannya, Ibn Abbas, yang kemudian menjadi sarjana terbesar Al-Quran, belajar banyak dari pengetahuannya.

OLEH : Sufyan | SUMBER : ABOUTISLAM

 

Sumber : islampos.com
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahlihi Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihiadada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?