in , ,

13 Cara Menjadi Suami Terbaik Menurut Islam dan Dalilnya _*

Membangun rumah tangga dalam Islam adalah membentuk keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah. Untuk mencapai tujuan pernikahan tersebut tentunya harus diikuti dengan menjadi suami yang baik sesuai kriteria calon suami menurut Islam. Berikut ini adalah 13 cara menjadi suami terbaik menurut Islam:

1. Beriman dan bertakwa

Kriteria suami terbaik dalam Islam adalah suami yang memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat. Hal ini sangat diperlukan karena suami adalah pemimpin bagi keluarganya sehingga ia harus menjadi contoh yang baik bagi anak dan istrinya. Allah berfirman, 

{ุงู„ุฑูู‘ุฌูŽุงู„ู ู‚ูŽูˆูŽู‘ุงู…ููˆู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ูู‘ุณูŽุงุกู ุจูู…ูŽุง ููŽุถูŽู‘ู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุจูŽุนู’ุถูŽู‡ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุจูŽุนู’ุถู ูˆูŽุจูู…ูŽุง ุฃูŽู†ู’ููŽู‚ููˆุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงู„ูู‡ูู…ู’}

โ€œKaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum perempuan, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta merekaโ€ (QS an-Nisaaโ€™: 34).

{ุฅูู†ูŽู‘ ุฃูŽูƒู’ุฑูŽู…ูŽูƒูู…ู’ ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽุชู’ู‚ูŽุงูƒูู…ู’}

โ€œSesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamuโ€ (QS al-Hujuraat: 13).

Baca juga:

2. Pekerja keras

Cara menjadi suami terbaik menurut Islam berikutnya adalah suami yang bekerja keras untuk memberikan nafkah kepada istrinya. Allah berfirman,

{ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ู„ููˆุฏู ู„ูŽู‡ู ุฑูุฒู’ู‚ูู‡ูู†ูŽู‘ ูˆูŽูƒูุณู’ูˆูŽุชูู‡ูู†ูŽู‘ ุจูุงู„ู’ู…ูŽุนู’ุฑููˆูู}

โ€œDan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang maโ€™rufโ€ (QS al-Baqarah: 233).

Rasulullah bersabda, 

โ€œHendaknya dia memberi (nafkah untuk) makanan bagi istrinya sebagaimana yang dimakannya, memberi (nafkah untuk) pakaian baginya sebagaimana yang dipakainya, tidak memukul wajahnya, tidak mendokan keburukan baginya (mencelanya), dan tidak memboikotnya kecuali di dalam rumah (saja)โ€ (HR Abu Dawud (no. 2142) dan dinyatakan shahih oleh Syaikh al-Albani)

3. Taat kepada orang tua

Dari Muโ€™awiyah bin Jahimah, sesungguhnya Jahimah berkata: โ€œSaya datang kepada Nabi SAW untuk meminta izin kepada beliau guna pergi berjihad, namun Nabi SAW bertanya: โ€œApakah kamu masih punya Ibu-Bapak (yang tidak bisa mengurus dirinya)?โ€. Saya menjawab: โ€œMasihโ€. Beliau bersabda: โ€œUruslah mereka, karena surga ada di bawah telapak kaki mereka.โ€ (H.R. Thabarani, adapun ini adalah hadits Hasan (baik).

Dari Ibnu Umar RA, ujarnya: โ€œRasulullah SAW bersabda: โ€œBerbaktilah kepada orang tua kalian, niscaya kelak anak-anak kalian berbakti kepada kalian; dan periharalah kehormatan (istri-istri orang), niscaya kehormatan istri-istri kalian terpelihara.โ€ (H.R. Thabarani, adapun ini adalah hadits Hasan).

Baca juga:

4. Selalu mendoakan kebaikan bagi istri

Allah Taโ€™ala berfirman:

{ูˆูŽุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ูŠูŽู‚ููˆู„ููˆู†ูŽ ุฑูŽุจูŽู‘ู†ูŽุง ู‡ูŽุจู’ ู„ูŽู†ูŽุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌูู†ูŽุง ูˆูŽุฐูุฑูู‘ูŠูŽู‘ุงุชูู†ูŽุง ู‚ูุฑูŽู‘ุฉูŽ ุฃูŽุนู’ูŠูู†ู ูˆูŽุงุฌู’ุนูŽู„ู’ู†ูŽุง ู„ูู„ู’ู…ูุชูŽู‘ู‚ููŠู†ูŽ ุฅูู…ูŽุงู…ู‹ุง}

โ€œDan orang-orang yang berkata: โ€œYa Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyejuk hati (kami), dan jadikanlah kami imam (panutan) bagi orang-orang yang bertakwaโ€ (QS al-Furqaan: 74).

Rasulullah juga bersabda, โ€œโ€ฆDan tidak mendokan keburukan baginyaโ€ (HR Abu Dawud (no. 2142) dan dinyatakan shahih oleh Syaikh al-Albani)

5. Selalu bersabar menghadapi istri

Rasulullah Shallallahuโ€™alaihi Wasallam bersabda: โ€œBerwasiatlah untuk berbuat baik kepada kaum wanita, karena sesungguhnya wanita diciptakan dari tulang rusuk (yang bengkok), dan bagian yang paling bengkok dari tulang rusuk adalah yang paling atas, maka jika kamu meluruskannya (berarti) kamu mematahkannya, dan kalau kamu membiarkannya maka dia akan terus bemgkok, maka berwasiatlah (untuk berbuat baik) kepada kaum wanitaโ€ (HSR al-Bukhari (no. 3153) dan Muslim (no. 1468)

Baca juga :

6. Selalu membimbing istri dan anak

Allah Taโ€™ala berfirman:

{ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ู‚ููˆุง ุฃูŽู†ู’ููุณูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽู‡ู’ู„ููŠูƒูู…ู’ ู†ูŽุงุฑุงู‹ ูˆูŽู‚ููˆุฏูู‡ูŽุง ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ูˆูŽุงู„ู’ุญูุฌูŽุงุฑูŽุฉู}

โ€œHai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batuโ€ (QS at-Tahriim:6).

Ali bin Abi Thalib radhiallahuโ€™anhu, ketika menafsirkan ayat di atas, beliau berkata: โ€œ(Maknanya): Ajarkanlah kebaikan untuk dirimu sendiri dan keluargamuโ€

Rasulullah Shallallahuโ€™alaihi Wasallam bersabda: โ€œSemoga Allah merahmati seorang laki-laki yang bangun di malam hari lalu dia melaksanakan shalat (malam), kemudian dia membangunkan istrinya, kalau istrinya enggan maka dia akan memercikkan air pada wajahnyaโ€ฆโ€ (HR Abu Dawud (no. 1308) dan Ibnu Majah (no. 1336), dinyatakan shahih oleh syaikh al-Albani)

7. Tidak kikir pada istri

Allah Taโ€™ala berfirman:

{ูˆูŽุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุฅูุฐูŽุง ุฃูŽู†ู’ููŽู‚ููˆุง ู„ูŽู…ู’ ูŠูุณู’ุฑููููˆุง ูˆูŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽู‚ู’ุชูุฑููˆุง ูˆูŽูƒูŽุงู†ูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ู‚ูŽูˆูŽุงู…ู‹ุง}

โ€œDan (hamba-hamba Allah yang beriman adalah) orang-orang yang apabila mereka membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan mereka) di tengah-tengah antara yang demikianโ€ (QS al-Furqaan:67).

8. Selalu bersikap lembut

Allah berfirman, โ€œDan bergaullah dengan mereka (para istri) dengan cara yang baik.โ€ (An-Nisa: 19)

Al-Hafidz Ibnu Katsir t ketika menafsirkan ayat di atas, menyatakan: โ€œYakni perindah ucapan kalian terhadap mereka (para istri) dan perbagus perbuatan dan penampilan kalian sesuai kadar kemampuan. Sebagaimana engkau menyukai bila ia (istri) berbuat demikian, maka engkau (semestinya) juga berbuat hal yang sama. Allah Subhanahu wa Taโ€™ala berfirman dalam hal ini:

โ€œDan para istri memiliki hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang maโ€™ruf.โ€ (Al-Baqarah: 228)

Rasulullah Shalallahu โ€˜alahi wassalam sendiri telah bersabda:

โ€œSebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya (istrinya). Dan aku adalah orang yang paling baik di antara kalian terhadap keluargaku (istriku).โ€

Termasuk akhlak Nabi Shalallahu โ€˜alahi wassalam, beliau sangat baik hubungannya dengan para istrinya. Wajahnya senantiasa berseri-seri, suka bersenda gurau dan bercumbu rayu dengan istri, bersikap lembut dan melapangkan mereka dalam hal nafkah serta tertawa bersama istri-istrinya. Sampai-sampai, beliau pernah mengajak โ€˜Aisyah Ummul Mukminin berlomba, untuk menunjukkan cinta dan kasih sayang beliau terhadapnya.โ€ (Tafsir Ibnu Katsir, 1/477)

Baca juga :

9. Menggauli istri dengan baik

Allag berfirman,

ู†ูุณูŽุงุคููƒูู…ู’ ุญูŽุฑู’ุซูŒ ู„ูŽูƒูู…ู’ ููŽุฃู’ุชููˆุง ุญูŽุฑู’ุซูŽูƒูู…ู’ ุฃูŽู†ู‘ูŽู‰ูฐ ุดูุฆู’ุชูู…ู’

โ€œIstri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendakiโ€ [Al-Baqarah/2:223]

10. Tidak menghukum istri berlebihan

Rasul bersabda, โ€œHendaklah engkau memberinya makan jika engkau makan, memberinya pakaian jika engkau berpakaian, tidak memukul wajah, tidak menjelek-jelekkannya โ€ฆ..โ€ {H.R. Ibnu Majah disahihkan oleh Syeikh Albani}

11. Membantu pekerjaan istri

โ€˜Aisyah radhiallahu โ€˜anha berkata,

ูƒูŽุงู†ูŽ ูููŠ ู…ูู‡ู’ู†ูŽุฉู ุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡ู ููŽุฅูุฐูŽุง ุญูŽุถูŽุฑูŽุชู ุงู„ุตู‘ูŽู„ุงูŽุฉู ู‚ูŽุงู…ูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุตู‘ูŽู„ุงูŽุฉู

โ€œRasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam dalam kesibukan membantu istrinya, dan jika tiba waktu sholat maka beliaupun pergi shalatโ€ (HR Bukhari).

ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ูููŠ ู…ูู‡ู’ู†ูŽุฉู ุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡ู ูŠูŽุฎู’ุตููู ู†ูŽุนู’ู„ูŽู‡ู ูˆูŽูŠูุฎููŠู’ุทู ุซูŽูˆู’ุจูŽู‡ู ูˆูŽูŠูŽุฑู’ููŽุนู ุฏูŽู„ู’ูˆูŽู‡ู

Urwah berkata kepada Aisyah, โ€œWahai Ummul Mukminin, apakah yang dikerjakan oleh Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam jika ia bersamamu (di rumahmu)?โ€, Aisyah berkata, โ€œIa melakukan (seperti) apa yang dilakukan oleh salah seorang dari kalian jika sedang membantu istrinya, ia memperbaiki sendalnya, menjahit bajunya, dan mengangkat air di emberโ€ (HR Ibnu Hibban).

12. Memberikan yang terbaik untuk istri

Dari Muโ€™awiyah Al Qusyairi radhiyallahu โ€˜anhu, ia bertanya pada Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam mengenai kewajiban suami pada istri, lantas Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ุฃูŽู†ู’ ุชูุทู’ุนูู…ูŽู‡ูŽุง ุฅูุฐูŽุง ุทูŽุนูู…ู’ุชูŽ ูˆูŽุชูŽูƒู’ุณููˆูŽู‡ูŽุง ุฅูุฐูŽุง ุงูƒู’ุชูŽุณูŽูŠู’ุชูŽ โ€“ ุฃูŽูˆู ุงูƒู’ุชูŽุณูŽุจู’ุชูŽ โ€“ ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูŽุถู’ุฑูุจู ุงู„ู’ูˆูŽุฌู’ู‡ูŽ ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูู‚ูŽุจู‘ูุญู’ ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูŽู‡ู’ุฌูุฑู’ ุฅูู„ุงู‘ูŽ ููู‰ ุงู„ู’ุจูŽูŠู’ุชู

โ€œEngkau memberinya makan sebagaimana engkau makan. Engkau memberinya pakaian sebagaimana engkau berpakaian -atau engkau usahakan-, dan engkau tidak memukul istrimu di wajahnya, dan engkau tidak menjelek-jelekkannya serta tidak memboikotnya (dalam rangka nasehat) selain di rumahโ€ (HR. Abu Daud no. 2142. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih).

13. Selalu bersikap romantis

Dari โ€˜Aisyah Radhiallaahu โ€˜anha, โ€œBahwa Nabi Shalallahu โ€˜alaihi wa sallam mencium sebagian istrinya kemudian keluar menunaikan shalat tanpa berwudhu dahulu.โ€ (HR Ahmad).

Dari Anas, dia berkata: โ€œKemudian kami pergi menuju Madinah (dari Khaibar). Aku lihat Nabi Sallallahu โ€˜Alaihi Wa Sallam menyediakan tempat duduk yang empuk dari kain di belakang beliau untuk Shafiyyah. Kemudian beliau duduk di samping untanya sambil menegakkan lutut beliau dan Shafiyyah meletakkan kakinya di atas lutut beliau sehingga dia bisa menaiki unta tersebut.โ€ (HR Bukhari)

Itulah 13 cara menjadi suami terbaik menurut Islam. Demikianlah artikel yang singkat ini. Semoga dapat menambah wawasan dan keimanan kita. Aamiin.

Sumber : dalamislam.com

Alhamdulillah Allohumma Sholli โ€˜Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi โ€˜adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata โ€˜arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?

Written by jumat berkah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *