14 Tanda-tanda Kiamat Kecil Menurut Islam

Hari kiamat atau hari akhir saat bumi dihancur leburkan dan umat manusia dibangkitkan kembali dari kematiannya memang masih menjadi misteri dan tidak ada seorang pun yang mengetahuinya kecuali Allah SWT. Hari kiamat disebutkan berkali-kali dalam Alqur’an dan digambarkan kejadian yang akan terjadi di hari itu. Meskipun hari kiamat belum nampak, ada beberapa tanda yang merupakan peringatan bagi umat islam bahwa kiamat sudah dekat dan tanda-tanda akhir zaman sudah nampak. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang tanda-tanda kiamat kecil, simak penjelasan berikut ini.

Dalil Kiamat Sudah Dekat

Dalam beberapa dalil diriwayatkan bahwa hari kiamat sudah dekat dan tanda-tandanya sudah nampak, sebagaimana yang disebutkan dalam firman Allah SWT dalam ayat-ayat berikut ini

اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الْقَمَرُ

Telah dekat (datangnya) saat itu dan telah terbelah bulan (QS.Al qamar:01)

اقْتَرَبَ لِلنَّاسِ حِسَابُهُمْ وَهُمْ فِي غَفْلَةٍ مُعْرِضُونَ

Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (daripadanya). (QS.Al anbiya :01)

Hari kiamat juga disebut sebagai Yaum al-hisab atau hari Hisab dimana hari tersebut merupakan hari kebangkitan (al-ba’ats) dan hari pembalasan (al-jaza`) bagi seluruh umat manusia atas segala yang diperbuatnya ketika di dunia. Allah Ta’ala berfirman :

أَتَىٰ أَمْرُ اللَّهِ فَلَا تَسْتَعْجِلُوهُ ۚ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ

Telah pasti datangnya ketetapan Allah maka janganlah kamu meminta agar disegerakan (datang)nya.(QS An nahl :01)

Klasifikasi Tanda-Tanda Kiamat

Tanda-tanda hari kiamat sebenarnya dapat diklasifikasikan dalam dua golongan utama yakni tanda-tanda kiamat kecil dan tanda-tanda kiamat besar.

  1. Tanda-tanda kiamat kecil

Tanda-tanda kecil hari kiamat atau yang juga disebut dengan asyrath shughra adalah tanda-tanda yang mendahului Kiamat atau menandai datangnya kiamat dalam jarak atau jangka waktu yang lama, dan biasanya peristiwa tersebut telah terjadi atau masih terjadi hingga saat ini seperti semakin singkatnya waktu, hilangnya ilmu, saling berlomba-lomba menghias masjid dan meninggikan bangunan, maraknya zina, minuman keras, pembunuhan dan lain sebagainya.

  1. Tanda-tanda kiamat besar

Adapun tanda-tanda besar hari kiamat atau yang dikenal dengan asyrath kubra adalah , peristiwa-peristiwa besar yang muncul sebelum kiamat dan menandakan bahwa kiamat akan terjadi dalam waktu yang sangat dekat dan peristiwa tersebut hanya terjadi sekali bukan berulang-ulang. Tanda-tanda tersebut meliputi kemunculan dajjal, turunnya nabi Isa As, keluarnya yajuj dan majuj, terbitnya matahari dari barat dan ditiupnya sangkakala.

Telah disebutkan sebelumnya bahwa tanda-tanda kiamat kecil adalah tanda-tanda kiamat yang telah muncul dan menandakan kiamat akan tiba namun dalam waktu yang masih cukup panjang. Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda kiamat kecil yang telah terjadi maupun yang masih berlangsung hingga saat ini

  1. Diutus dan Wafatnya Nabi Muhammad SAW

Muhammad SAW adalah rasul akhir zama, datangnya dan wafatnya beliau adalah salah satu tanda kiamat sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berikut ini (baca keutamaan cinta kepada rasulullah bagi umat muslim)

‘(Masa) diutusnya aku dan (hari terjadinya) Kiamat seperti dua (jari) ini’.”(Anas Radhiyallahu ‘Anhu) berkata, “Dan beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam merapatkan jari telunjuk dengan jari tengahnya.” (HR. Muslim).

Rasul juga bersabda

‘Hitunglah enam (tanda) menjelang datangnya hari Kiamat ………’ dan beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyebutkan diantaranya : ‘Kematianku’.” (HR. Al-Bukhari).

  1. Penaklukan Baitul Maqdis

Baitul maqdis adalah salah satu tempat bersejarah islam yang ada di Yerussalem, Palestina. Pada masa kekhalifahan Umar bin Khatab, Baitul Maqdis berhasil ditaklukkan oleh umat islam di tahun 16 H (baca perkembangan islam abad pertengahan dan sejarah islam dunia). Penaklukan baitul maqdis ini adalah salah satu tanda-tanda kiamat kecil yang disebutkan dalam hadits. Dalam hadits tersebut disebutkan bahwa Auf bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu berkata, “Rasulullah bersabda :

Hitunglah enam (tanda) menjelang datangnya hari Kiamat ………’ dan beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyebutkan diantaranya : ‘Penaklukan Baitul Maqdis’.” (HR. Al-Bukhari).

  1. Wabah Tha’un ‘Amwas

Wabah thaun amwas adalah suatu penyakit yang menyerang hewan ternak dan tanda ini telah muncul sejak zaman kekhalifahan umar bin Khatab dan menewaskan banyak orang pada saat itu. Dalam hadits  ‘Auf bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu sebelumnya juga disebutkan bahwa Rasul bersabda :

“Hitunglah enam (tanda) menjelang datangnya hari Kiamat ………’ dan beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyebutkan diantaranya : ‘Kemudian banyaknya kematian yang menimpa kalian bagaikan penyakit (qu’ash1) kambing’.” (HR. Al-Bukhari).

  1. Banyaknya orang kaya dengan harta berlimpah

Tanda-tanda kiamat kecil lainnya adalah banyaknya orang kaya yang memiliki harta melimpah sehingga tidak ada orang yang mau atau pantas mendapatkan sedekah (baca keutamaan bersedekah). Pada zaman tersebut manusia akan mendapatkan harta dengan mudah sebagaimana yang disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA bahwa rasul bersabda

“Tidak akan terjadi hari Kiamat hingga harta benda banyak pada kalian, lalu melimpah ruah, sampai-sampai menyusahkan pemilik harta (mencari) orang yang menerima sedekah darinya, dan seorang dipanggil (untuk) menghadapnya, lalu dia berkata, ‘Aku tidak memiliki keperluan terhadapnya’.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

  1. Munculnya Beragam Fitnah

Fitnah atau tuduhan yang tidak mendasar dan segala perbuatan keji yang ditujukan pada umat islam adalah salah satu tanda kiamat kecil sebagaimana yang diriwayatkan dalam hadits dari Abu Musa al-Asy’ary bahwa Rasul bersabda

“Sesungguhnya menjelang datangnya hari Kiamat (terjadi) banyak fitnah, bagaikan bagian malam yang gelap gulita. Seseorang yang di pagi hari dalam keadaan beriman, dan di sore harinya menjadi kafir. (Ada) yang di sore harinya dalam keadaan beriman, dan di pagi harinya menjadi kafir. Orang yang duduk di saat itu lebih baik daripada orang yang berdiri, orang yang berdiri di saat itu lebih baik daripada orang yang berjalan, dan orang yang berjalan saat itu lebih baik daripada orang yang berlari. Maka patahkanlah busur-busur kalian, putuskanlah tali-tali busur kalian, dan pukulkanlah pedang-pedang kalian ke batu. Jika (rumah) salah seorang dari kalian dimasuki (fitnah), maka jadilah seperti yang terbaik dari kedua anak Adam (Habil).” (HR. Imam Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al-Hakim)

Adapun peristiwa fitnah tersebut meliputi  fitnah-fitnah yang berasal dari arah Timur (al-masyrik), pembunuhan ‘Utsman Ra, peperangan dan sebaiknya umat islam mampu melindungi dirinya dari segala bentuk fitnah tersebut.

  1. Fenomena Nabi Palsu

Dalam ash-Shahihain dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu dari Nabi  Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :

“Tidak akan terjadi hari Kiamat hingga dibangkitkan ‘para dajjal (pendusta)’  yang (jumlahnya) mendekati tiga puluh, semuanya mengaku bahwa mereka adalah utusan Allah (Rasulullah).”

Banyak sudah manusia yang mengaku sebagai nabi dan hal ini sudah berlangsung sejak masa kekhalifahan khulafaur rasyidin. Dimasa khalifah Abu bakar, muncul pendusta seperti Musailamah al-Kadzdzab kemudian nabi palsu lainnya yakni a al-Aswad al-‘Ansi muncul di negeri Yaman Demikian juga dengan Thulaihah bin Khuwailid al-Asadi yang mengaku sebagai nabi dan kemudian bertaubat dan memeluk agama islam. Di masa saat ini kita juga sering mendengar tentang orang yang mengaku sebagai nabi seperti Mirza Ghulam ahmad yang berasal dari India. (baca nama-nama nabi dan rasul)

  1. Fenomena Api Hijaz

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :

“Tidak akan terjadi hari Kiamat sampai api keluar dari tanah Hijaz yang  menerangi leher-leher unta di Bashra.”

Fenomena api hijaz adalah api yang muncul pada pertengahan abad ke-7 Hijriyah, atau tepatnya di tahun 654 H dan para ulama berpendapat bahwa kobaran api tersebut adalah salah satu tanda kiamat kecil.

  1. Merebaknya Perzinaan

Masalah perzinahan bukan barang baru dalam kehidupan manusia dan bahkan di zaman modern ini perzinahan semakin marak dan banyak orang yang melakukan hal tersebut atas nama pergaulan bebas serta melakukan zina tanpa adanya hubungan pernikahan (baca hukum hamil di luar nikah dan hukum pernikahan dalam islam). Merebaknya zina (baca amalan penghapus dosa zina dan hukum zina tangan) adalah salah satu tanda kiamat kecil sebagaimana yang disebutkan dalam hadits

 ‘Sesungguhnya diantara tanda-tanda Kiamat adalah ………’ dan beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyebutkan diantaranya : ‘Merebaknya perzinaan’.”

  1. Riba Merajalela

Riba adalah perbuatan yang diharamkan oleh Allah karena dapat membawa kerugian bagi umat manusia. Masyarakat saat ini banyak yang tidak memperdulikan harta yang mereka peroleh dan tidak merasa berat akan harta yang diperoleh dari riba (baca juga cara menghindari riba dan bahaya riba dunia akhirat) misalnya pinjaman dari bank (baca hukum pinjam uang di bank). Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu rasul bersabda

“Sungguh akan datang suatu zaman pada manusia, seseorang tidak peduli (lagi) dengan (status) kehalalan atau keharaman harta yang ia peroleh”

  1. Maraknya Minuman Keras (Khamer) dan Menganggapnya Halal

Khmar atau minuman keras dan segala yang memabukkan dapat dengan mudah kita jumpai saat ini termasuk minuman beralkohol yang dijual dipasaran (baca minuman haram dalam islam dan hukum memakai parfum beralkohol). Hal ini adalah salah satu tanda kiamat kecil sebagaimana yang disebutkan dalam hadits yang  diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu berkata “Aku mendengar Rasulullah bersabda

 ‘Diantara tanda-tanda Kiamat adalah ………’ dan beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyebutkan diantaranya : ‘(Maraknya) minuman khamer ’.”

  1. Berlomba-lomba Menghiasi Masjid dan Berbangga-bangga dengannya

Umat islam membangun masjid dan menghiasinya dengan megah dan berbangga-bangga dengannya sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berikut

 “Sungguh kamu akan menghiasinya (yaitu: masjid-masjidmu) sebagaimana bangsa Yahudi dan Nashrani menghias (tempat-tempat ibadah mereka).” (. Al-Bukhari)

  1. Zaman Semakin Singkat

Waktu yang semakin singkat, bulan semakin terasa pendek dan hari-hari berlangsung dengan cepat adalah salah satu tanda hari kiamat sudah semakin dekat. Hal ini disebutkan dalam hadits berikut ini

“Tidak akan terjadi hari Kimat hingga zaman semakin singkat, maka jadilah setahun bagaikan sebulan, sebulan bagaikan sepekan, sepekan bagaikan  hari jum’at seperti sehari, sehari bagaikan sejam, dan sejam bagaikan seperti terbakarnya pelepah pohon kurma (cepat sekali, ).” (HR.Ahmad, at-Tirmidzi, dan Al-Albani).

  1. Banyaknya Orang-Orang yang Ditenggelamkan ke Dalam Bumi, Diubah Raut Wajahnya dan Dilempar Batu

Tanda lainnya dari kiamat adalah banyaknya kemaksiatan yang meraja lela dan banyak manusia yang ditenggelamnkan ke bumi. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda

 “Akan ada pada akhir umatku (orang-orang) yang ditenggelamkan ke dalam bumi, dirubah rawut wajahnya, dan dilempari (batu).” Aisyah Radhiyallahu ‘Anha berkata: ‘Aku bertanya, (Wahai Rasulullah, apakah kami akandibinasakan sementara masih ada orang-orang soleh ditengah-tengah kami?)). Beliau menjawab, “Benar, ketika kemaksiatan telah merajalela.

14. Banyaknya kebodohan dan diangkatnya ilmu

Tanda-tanda kiamat kecil yang selanjutnya adalah diangkatnya ilmu pengetahuan dan meninggalnya ulama-ulama yang membawa ilmu tersebut. Disamping itu, kebodohan semakin merajalela dalam artian kebodohal yang menyangkut ilmu agama dan syariat islam.

Demikian beberapa tanda-tanda kiamat kecil yang dapat diketahui oleh umat islam dan ada baiknya jika kita mempersiapkan amal baik sebagai bekal saat nanti kita dibangkitkan kelak pada hari kiamat.

Sumber : Dalamislam.com
14 Tanda-tanda Kiamat Kecil Menurut Islam
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahlihi Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More