15 Keutamaan Menyayangi Anak Perempuan dalam Islam _*

Memiliki anak tentunya adalah suatu anugrah Allah yang luar biasa yang tidak bisa digantikan oleh kenikmatan lain, anak selalu menjadi sesuatu yang dinantikan di setiap kehidupan pernikahan. Terkadang ada yang menginginkan anak laki laki atau perempuan sebab keduanya sama saja memiliki kebaikan dan keistimewaan serta bisa menjadi jalan ke surga ketika mampu mendidik dengan benar.

Bagi yang ingin atau telah memiliki anak perempuan, ternyata ada berbagai kebaikan di dalamnya yakni keunggulan keunggulan ketika menyayanginya dan mendidiknya dengan bak, berikut 15 keutamaan menyayangi anak perempuan dalam islam.

1. Penghalang dari Neraka

Menyayangi anak perempuan walaupun berada dalam kondisi yang mudah ataupun sulit akan mendapat pahala berupa jauh dari api neraka dan merupakan keutamaan orang tua dalam islam. “Barangsiapa yang diberi cobaan sesuatu karena anak-anak perempuan seperti itu, lalu ia berbuat baik kepada mereka maka anak-anak perempuan tersebut akan menjadi penghalang untuknya dari siksa neraka.” (HR. Bukhari no. 5995 dan Muslim no. 2629).

2. Jalan Masuk Surga

“Sesungguhnya Allah telah mewajibkan untuk wanita itu masuk surga karena perbuatannya atau akan dibebaskan juga dari siksa neraka.” (HR. Muslim no. 2630). Menyayangi anak perempuan dalam keadaan sulit akan menjadi jalan untuknya agar bebas dari siksa neraka dan kebaikannya tersebut menjadi jalan ke surga sebab memuliakan kedudukan anak dalam hukum islam.

3. Dekat dengan Rasulullah

Siapa yang mendidik dua anak perempuan hingga ia dewasa, maka ia akan datang pada hari kiamat dalam keadaan aku dan dia ….” Lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mendekatkan jari jemarinya. (HR. Muslim no. 2631). Orang yang menyayangi anak perempuan nantinya akan dekat dengan Rasulullah sebab ia melakukan kebaikan sebagaimana yang Rasulullah lakukan pada anak anak beliau sebab disitulah keutamaan memiliki anak perempuan dalam islam.

4. Kebaikan di Akherat

Siapa yang memiliki anak perempuan, dia tidak membunuhnya dengan dikubur hidup hidup, tidak menghinanya, dan tidak lebih mengutamakan anak laki laki, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga”. (HR Abu Daud). Hadist ini berkaitan dengan kebiasaan orang terdahulu yang mengubur anak perempuan dan menjadi penyebab matinya hati dalam islam, bagi yang menghindarinya dan menyayangi anak perempuan maka akan dimasukkan Allah ke dalam surga.

5. Dilindungi di Hari Kiamat

Seseorang yang diberikan anugrah dari Allah berupa 3 anak perempuan dan menyayanginya dengan sungguh sungguh dengan usahanya maka akan menjadi pelindungnya di hari kiamat dari segala kesusahan  kiamat menurut islam. Siapa yang memiliki 3 anak perempuan, lalu dia bersabar, memberinya makan dan minum, dan pakaian dari hasil usahanya, maka semuanya akan menjadi pelindungnya pada hari kiamat”. (HR Ibnu Majah).

6.Kabar Gembira dari Allah

Apabila mereka diberi kabar gembira dengan kelahiran anak perempuan, merah padamlah wajahnya dan dia sangat marah… ketahuilah betapa buruknya apa yang mereka tetapkan itu”. (QS An Nahl : 58-59). Hal ini berhubungan dengan kebiasaan orang terdahulu yang sedih ketika mendapat anak perempuan padahal anak tersebut merupakan kabar gembira dan ladang pahala dari Allah yang tentunya akan merugi jika anak tersebut disia siakan dan tidak disayangi sebab bisa menjadi jalan surga untuk orang tuanya.

7. Jalan Kebaikan

Tidaklah seorang muslim yang memiliki dua anak perempuan yang telah dewasa lalu dia berbuat baik pada keduanya kecuali akan dimasukkan ke surga”. (Shahih Al Adabil Mufrad). Jelas bahwa menyayangi anak perempuan dan berbuat baik pada mereka akan menjadi jalan bagi orang tua tersebut untuk masuk ke surga dan mendapat perlindungan dari api neraka.

8. Wujud Kasih Sayang

Aku pun melihat Abu Bakar mencium pipi putrinya sambil berkata, bagaimana keadaanmu putriku?”. (HR Bukhari). Hadist ini berkaitan dengan kasih sayang sahabat Rasulullah kepada putrinya yang juga merupakan jalan pahala untuknya sehingga hal tersebut merupakan contoh yang baik yang menunjukkan bahwa kasih sayang pada anak perempuan akan membawa pada kebaikan yang banyak.

9. Menunjukkan Rasa Taqwa

Pada jaman terdahulu terdapat wanita yang menyayangi anaknya dan mementingkan kebutuhan anaknya dibanding dirinya sendiri hingga membuat istri Rasulullah terpana karena kasih sayang yang diberikannya, hal itu kemudian diceritakan kepada Rasulullah dan dijelaskan bahwa karena hal tersebut menjadi jalan ke surga bagi wanita itu.

“Ada seorang wanita yang datang menemuiku dengan membawa dua anak perempuannya. Dia meminta-minta kepadaku, namun aku tidak mempunyai apapun kecuali satu buah kurma. Lalu akau berikan sebuah kurma tersebut untuknya. Wanita itu menerima kurma tersebut dan membaginya menjadi dua untuk diberikan kepada kedua anaknya, sementara dia sendiri tidak ikut memakannya. Kemudian wanita itu bangkit dan keluar bersama anaknya” (H.R Muslim 2629).

10. Diampuni Dosa Dosanya

“Pena diangkat dari tiga orang (malaikat tidak mencatat apa-apa dari tiga orang), yaitu: orang yang tidur hingga ia bangun, anak kecil hingga ia dewasa, dan orang gila hingga ia berakal normal atau sembuh.”(HR. Bukhari dan Muslim). Orang yang menyayangi anak kecil hingga dewasa akan menjadi jalan baginya untuk diangkat dosa dosanya.

11. Sunnah Rasul

Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak menyayangi anak kecil, menghormati orang yang tua, dan mengetahui kemuliaan orang-orang tua di antara kami. (Shahih Al-Jami’, no. 5444). Orang yang tidak menyayangi anak kecil termasuk tidak menyayangi anak perempuan bukan termasuk golongan orang mukmin sebab orang mukmin selalu memberikan kasih sayang kepada anak anak termasuk kepada anak perempuan.

12. Kasih Sayang dari Allah

“Pada suatu hari beberapa orang Arab badui datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bertanya, ‘Apakah kamu mencium anak-anak kecilmu?’ Beliau menjawab, ‘Ya.’ Lalu mereka berkata lagi, ‘Akan tetapi, demi Allah, kami belum pernah memeluknya.’ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu bersabda, ‘Aku tidak dapat berbuat apa-apa jika Allah telah mencabut rasa kasih sayang dari hati kamu sekalian.’”(HR. Muslim).

Menyayangi anak kecil yang juga bisa dilakukan dengan memeluknya akan memberikan rasa kasih sayang lebih dalam pada hati seseorang, hal itu juga termasuk ketika dilakukan pada anak perempuan, kasih sayang akan tumbuh dalam hati dan memberikan rasa kebaikan yang dalam sehingga memiliki hati yang lembut dan mengasihi sesama.

13. Bentuk Doa

Anas bin Malik radhiyallahu ’anhu pernah berjalan bersama Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam, kemudian ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melewati anak-anak kecil beliau mengucapkan salam kepada mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim). Mengucapkan salam kepada anak anak kecil termasuk anak perempuan merupakan bentuk kasih sayang dan bentuk doa yang nantinya kasih sayang dan doa tersebut akan kembali kepada diri sendiri.

Hal itu adalah suatu ketetapan sebab setiap orang yang berbuat kebaikan akan mendapat kebaikan pula sebagaimana apa yang ia lakukan dan ia mendapat pahala sebagaimana kasih sayang yang ia berikan, sebab itu dianjurkan untuk menyayangi anak perempuan baik itu anak sendiri maupun anak yatim dan piatu.

14. Teladan Rasulullah

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sering bercanda dengan Zainab, putri Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha. Beliau memanggilnya dengan ‘Ya Zuwainab, Ya Zuwainab’ berulang kali.” (Zuwainab artinya: Zainab kecil).(Silsilah As-Shahihah no. 2141 dan Shahih Al-Jami’ no. 525). Rasulullah menyayangi anak beliau dengan memanggilnya menggunakan paggilan yang indah.

Begitu pula yang sebaiknya harus dilakukan setiap orang tua kepada anaknya, memanggil dengan panggilan indah yang menyenangkan sehingga nantinya anak tersebut akan selalu terkenang dengan kebaikan dan kasih sayang orang tuanya serta senang mendoakan kebaikan untuk kedua orang tuanya sehingga kedua orang tuanya mendapat kebaikan lebih banyak dari apa yang ia pernah lakukan.

15. Berada dalam Jalan yang Benar

“Suatu hari saya membonceng Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam, lalu beliau berkata, “Nak, aku akan mengajarimu beberapa kalimat, (yaitu) jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allah, engkau akan mendapati-Nya ada di hadapanmu. Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah, dan jika kamu meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah…” (HR. Tirmidzi, hadits hasan shahih).

Orang tua tentunya harus mengajarkan kebaikan pada anaknya termasuk kebaikan pada anak perempuannya yakni dengan mengajarinya berdoa agar selalu berada di jalan yang benar sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah, hal itu merupakan jalan pahala dan jalan pengampunan dosa sebab menanamkan kebaikan pada anak kecil. Hal itu pula yang wajib menjadi contoh bagi orang tua yakni memberikan petunjuk kepada anak anaknya agar berada dalam jalan yang benar dan jauh dari jalan yang sesat dan dari godaan duniawi.

Demikian artikel kali ini, semoga bisa menjadi wawasan islami yang bermanfaat untuk anda dan bisa menjadi sesuatu yang diterapkan dalam kehidupan sehari hari, jangan lupa selalu membaca artikel islami di website dalamislam agar anda selalu memiliki wawasan islami yang luas dan memiliki jalan untuk selalu berbuat kebaikan. Terima kasih sudah membaca. Salam hangat dari penulis.

Sumber : dalamislam.com

Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahlihi Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihiadada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?