15 Keutamaan Ramadhan 10 Hari Kedua yang Luar Biasa _*

Bulan ramadhan ialah bulan yang penuh kebaikan sejak hari pertama hingga hari terakhir, bulan Ramadhan memang memiliki keistimewaan masing masing di tiap 10 harinya yang masing masing memiliki kebaikan dan pahala yang sama mulianya. Umumnya di ramadhan 10 hari kedua orang sudah mulai malas ibadah misalnya jumlah jamaah shalat tarawih di masjid mulai berkurang.

Tentu hal itu ialah sebuah kerugian padahal tersimpan begitu banyak kebaikan di hari hari tersebut. sebaiknya setiap umat mukmin menjalankan ibadah puasa secara menyeluruh dan rajin pada semua hari agar mendapatkan kebaikan dan pahala yang sempurna. Apa saja keutamaan ramadhan 10 hari kedua? yuk simak dalam artikel berikut.

1. Wujud Istiqomah

Sering kita lihat orang orang yang berkurang intensitas ibadahnya di bulan ramadhan pada 10 hari kedua, misalnya ialah menjadi berkurang dalam ibadahnya dalam melakukan shalat tarawih karena mungkin sudah mulai sibuk membeli segala keperluan untuk lebaran dan berkurang frekuensi mengaji atau membaca Al Qur’an dengan alasan yang sama padahal di dalamnya tersimpan banyak kebaikan yang sayang untuk dilewatkan. keutamaan istiqomah dalam beribadah bulan ramahan memiliki pahala luar biasa.

Orang yang mampu menjalankan rangkaian ibadan pausa ramadhan secara lengkap di 10 hari kedua bulan ramadhan ialah wujud bahwa orang tersebut memiliki rasa istiqomah karena ibadah yang dijalankannya semata karena Allah dengan minat untuk akherat sebab itu ia terus rajin mengerjakan walaupun orang lain di sekitarnya mungkin menjadi sibuk dengan kegiatan duniawi lain. orang tersebut akan mendapat pahala ibadah istiqomah yakni pahala yang tidak terputus dari Allah.

2. Jauh dari Godaan Duniawi

Menjalankan rangkaian ibadah bulan ramadhan di 10 hari kedua artinya sebuah bukti bahwa orang tersebut mampu menahan dan menjauhkan dari dari godaan duniawi yang berlebihan tidak seperti banyaknya orang orang yang menghabiskan waktu untuk mengobrol dengan teman temannya dengan alasan buka puasa bersama atau orang orang yang tidak menjalankan shalat tarawih dengan alasan harus menyiapkan keperluan lebaran. dunia menurut islam memang penuh ujian sehingga manusia harus memiliki iman yang kuat.

3. Dikabulkan Doa Doa

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu,dimana ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda : “Awal bulan Ramadan adalah Rahmat, pertengahannya Maghfirah, dan akhirnya ‘Itqun Minan Nar (pembebasan dari api neraka).” Pada ramadhan 10 hari kedua ilaah hari hari terbaik untuk berdoa kebaikan dunia dan akherat sebab pada hari hari tersebut Allah memberi kenikmatan dikabulkannya doa hambaNya. waktu terkabulnya doa yang paling mustajab ada di bulan ramadhan.

4. Sukses dalam Ibadah Ramadhan

dan bertakwalah kepada Allah agar kalian sukses/ berhasil (Q.S alBaqoroh:189, Ali Imran:130, Ali Imran:200). Merupakan bukti bahwa seseorang mencapai sukses dalam menjalankan ibadah ramadhan karena mampu menjalankan ibadah ramadhan hingga 10 hari kedua, tentu sebuah kenikmatan iman dan hidayah dari Allah sebab tidak semua orang mampu melakukannya. suskes dunia akherat menurut islam ialah mampu menjadi duniawi hanya sebagai jalan untuk mendapat kebahagiaan di akherat, bukan mementingkan dan menjadikan dunaiwi sebagai yang utama.

5. Mendapat Kemudahan Selama Ramadhan

Allah menginginkan bagimu kemudahan dan tidak menginginkan kesukaran untukmu. Dan hendaknya kalian sempurnakan bilangannya dan bertakbirlah (mengangungkan kebesaran) Allah sesuai dengan yang Allah berikan petunjuk kepada kalian agar kalian bersyukur (Q.S al-Baqoroh: 185). Allah memberikan kemudahan bagi orang yang menjalankan ibadah ramadhan di 10 hari kedua dengan diberika kekuatan agar mampu selesai hingga akhir ramadhan. pahala berdzikir di bulan Ramadhan dapat dijalankan terus menerus hingga 110 hari kedua bulan ramadhan dan hingga akhir ramadhan sehingga mendapat kemudahan yang luar biasa dari Allah dalam setiap jalan kehidupan dunia akherat.

6. Memiliki Iman Lebih Dalam

Jika engkau mendengar Allah berfirman: Wahai orang-orang yang beriman, maka pasang pendengaran baik-baik karena padanya (pasti terdapat) kebaikan yang diperintahkan atau keburukan yang akan dilarang” (riwayat Ibnu Abi Hatim dalam Tafsirnya dan Abu Nu’aim dalam Hilyatul Awliyaa’). Orang yang menjalankan ibadah di ramadhan 10 hari kedua akan memiliki rasa iman yang lebih dalam karena ketekunan dan karena wujud istiqomahnya.

7. Jalan untuk Bersyukur

Beribadah kepada Allah disertai dengan niat dalam bentuk menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa dari sejak terbit fajar shadiq hingga terbenamnya matahari (asy-Syarhul Mumti’ ala Zaadil Mustaqni’ (6/298)). Merupakan bukti bahwa manusia bersyukur sebab tidak semua orang diberi nikmat mendapat umur dan kesempatan untuk menjalankan ibadah ramadhan di 10 hari kedua.

8. Mudah di Dunia dan Akherat

Ayat ke-184 Surat al-Baqoroh (pada) hari-hari yang tertentu. Barangsiapa yang sakit atau safar, maka mengganti di hari lain. Bagi orang yang mampu, maka ia membayar fidyah memberi makan orang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan (membayar kelebihan), maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Ibadah puasa ramadhan di 10 hari kedua mudah dijalankan bagi orang yang ikhlas, bagi yang berhalangan boleh mengganti di hari lain dan akan tetap mendapat pahala yang sama seperti ketika Ramadhan.

9. Jalan Kebaikan Lebih Luas

setiap orang miskin (diberi) setengah sho’ (H.R alBukhari no 1688 pada bab al-Ith’aam fil fidyah nishfu sho’ dan Muslim no 2080). Menjalankan ibadah di ramadhan hari hari 10 yang kedua tentu sebuah kenikmatan karena diberi jalan untuk berbuat kebaikan dan mendapat pahala lebih luas lagi seperti shalat tarawih, berzakat, membaca Al Qur’an, dzikir, dan sebagainya.

10. Mendapat Petunjuk di Tiap Malam Ramadhan

Sesungguhnya Kami menurunkan (alQuran) pada Lailatul Qodr (Q.S al-Qodr:1). Di setiap malam orang yang menjalankan ibadah ramadhan hari hari ke 10 yang kedua akan mendapat petunjuk dari Allah sehingga orang tersebut mampu menikmati indahnya Ramadhan dan diberi kekuatan agar bisa menjalankan ibadah hingga akhir ramadhan

Dan al-Quran diturunkan setelah melewati 24 dari Ramadhan (H.R Ahmad dari Watsilah bin Asqo’, al-Munawi menyatakan bahwa para perawinya terpercaya, dan dihasankan oleh al-Albany). Hari hari ibadah ramadhan di 1 hari yang kedua tentu sudah dekat dengan Lailatul Qadar yang merupakan malam mulia, orang tersebut menjadi orang yang menunggu malam tersebut dengan penuh rasa iman.

11. Mendapat Jalan Jika Kesulitan

jika seseorang sakit sehingga tidak mampu sholat dalam keadaan berdiri, maka pada saat itu ia boleh untuk tidak berpuasa (riwayat Ibnu Jarir atThobary). Jelas bahwa Allah memberi kemudahan bagi orang yang mudah tidak bisa menjalankan ibadah ramadhan di hari kedua karena alasan tertentu, ia oleh menggantinya di hari lain dan tetap mendapat pahala yang sama karena niat mulianya.

agar kalian bertakwa (Q.S al-Baqoroh:183). Orang yang menjalankan ibadah ramadhan di 10 hari kedua akan memiliki rasa keimanan yang lebih dalam karena sudah menjalani hampir setengah dari bulan ramadhan dan sudah menjalani serta menerima banyak kebaikan dari Allah, orang tersebut menjadi semakin bertaqwa dan semakin mulia di mata Allah.

12. Menguatkan Menjalankan Hingga Ramadhan Terakhir

sebagaimana diwajibkan kepada umat sebelum kalian…(Q.S al-Baqoroh:183). Orang orang jaman dahulu yang sholeh yang menjalankan ibadah Ramadhan di 10 hari kedua mendapat kekuatan dari Allah agar bisa menyelesaikan hingga akhir, begitu juga hingga jaman sekarang, akan mendapatkan pahala yang sama, yaitu kekuatan agar bisa menyelesaikan ibadah ramadhan hingga akhir dengan penuh berkah.

13. Menjadi Pribadi Lebih Baik

sesungguhnya aku bernadzar puasa untuk arRahman (Allah) sehingga aku tidak akan berbicara pada hari ini dengan manusia manapun (Q.S Maryam:26). Menjadi orang yang mampu menjalankan ibadah ramadhan di 10 hari kedua tentunya ialah sebuah berkah karena mampu istiqomah akan amal ibadah yang dijalaninya, ia akan menjadi orang yang semakin dekat dengan Allah dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Sehingga di hari hari setelah ramadhan pun ia akan terus melakukan kebaikan dan selalu merindukan bulan ramadhan yang mulia. Tentu hal tersebut adalah sebuah kenikmatan sebab hidayah dari Allah belum tentu diteria atau dimiliki oleh semua orang. Sebagai orang yang diberi petunjuk dengan menjadi umat islam tentu harus selalu mengisinya dengan kebaikan.

14. Mencegah Maksiat

Setiap perintah dalam al-Quran pasti mengandung kebaikan, kemaslahatan, keberuntungan, manfaat, keindahan, keberkahan. Sedangkan setiap larangan dalam al-Quran pasti mengandung kerugian, kebinasaan, kehancuran, keburukan (disarikan dari Tafsir Ibnu Katsir (1/200)). Jelas bahwa ibadah di ramdhan 10 hari kedua akan menjadi jalan untuk mencegah maksiat karena banyak berbuat kebaikan.

15. Mengikuti Teladan Rasul

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan kepada kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa (Q.S al-Baqoroh:183). Rasul dan para sahabat serta seluruh umat mukmin di jaman terdahulu telah menjalankan ibadah ramadhan di hari hari ke 10 yang kedua sebab itu orang yang menjalankannya juga mendapat pahala besar karena telah mengikuti teladan Rasul yang dicintai oleh Allah.

Demikian artikel kali ini, semoga bisa menjadi wawasan islami yang bermanfaat untuk anda dan menjadi motivasi untuk selalu menjadi mukmin yang lebih baik lagi. Jangan lupa selalu membaca artikel di website kami agar selalu memiliki ilmu pengetahuan yang bermanfaat dalam kehidupan agama sehari hari. terima kasih. Salam hangat dari penulis.

Sumber : dalamislam.com

Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahlihi Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihiadada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?