in , ,

15 Macam Macam Bentuk Amanah dalam Islam _*

AMANAH adalah salah satu sifat dari Nabi Muhammad SAW selain Shiddiq, Fathonah dan Tabligh. Arti dari amanah ini sendiri adalah terpercaya sesuai ayat ayat Al Qur’an tentang amanah. Oleh KBBI, kata amanah ini disamakan dengan kata setia dan diartikan sebagai sifat yang bisa dipercaya, sesuatu hal yang bisa untuk ditipkan atau dipercayakan pada orang lain dan sebagainya.

Nabi Muhammad adalah sosok yang dikenal sebagai pribadi yang amanah dan menjunjung tinggi kejujuran dalam islam. Oleh sebab itu mustahil bagi beliau khianat. Sifat amanah ini yang menyebabkan Nabi Muhammad dijuluki dengan Al Amin yang artinya adalah terpercaya. Julukan ini melekat pada Rasulullah jauh hari sebelum ia menjadi nabi.

Sifat amanah Rasulullah ini wajib untuk kita teladani sebagai cara dan hukum beradab dengan Rasulullah. Sifat amanah memberi banyak hikmah pada kita, antara lain sebagi berikut:

  • Kita bisa dipercaya oleh orang lain.
  • Mendapatkan simpati dan disenangi banyak pihak.
  • Melatih diri untuk disiplin dan bertanggungjawab.

Ayat Al Qur’an tentang Amanah

  • SesungguhnyaKami telah menyampaikan amanah kepada langit, bumi, dan gunung-gunung; semuanyaenggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya.Dipikullah amanah itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim danamat bodoh. (QS al-Ahzâb [33]: 72).
  • Rasulullahshalallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Barang siapa yang diserahi kekuasaanurusan manusia lalu menghindar (mengelak) melayani kaum lemah dan orang-orangyang membutuhkannya, maka Allah tidak akan mengindahkannya pada hari kiamat.”(HR. Ahmad)
  • Hai orang orang yang beriman, janganlah kamumengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianatiamanat amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” (QS. Al Anfal:27).

Ada berbagai macam jenis amanah dalam islam yang bisa membawa ke dalam jenis surga dalam islam, semua itu berhubungan dengan ditujukannya sifat amanah tersebut dan tentang masalah yang berhubungan, berikut selengkapnya mengenai 15 Macam Macam Bentuk Amanah dalam Islam.

1. Amanah yang kaitannya dengan hak Allah tabaraka wa ta’ala atas para hamba nya

Allah Jalla wa ‘Ala memberi amanah kepada semua manusia sebagai bentuk kasih sayang Allah kepada hambaNya, termasuk kita, agar menjaga hak hak Nya. Allah menciptakan kita agar kita hanya beribadah kepada Nya, memerintah, dan melarang kita. Allah tidak menciptakan kita sia sia, tanpa diperintah dan dilarang. Dia menciptakan kita untuk suatu tujuan yang terpuji dan agung yaitu beribadah hanya kepada Nya dan mengimani segala yang datang dari Nya. Jadi, mentauhidkan Allah adalah amanah dan berbuat syirik adalah khianat.

2. Amanah untuk bertauhid

Amanah yang paling besaryang Allah embankan kepada kita adalah tauhid. Dan pengkhiantan yang palingbesar dari amanah Allah adalah syirik. Barangsiapa yang menegakkan hak hakAllah Jalla wa ‘Ala,mengikhlaskan agama hanya untuknya, menjalankan perintah perintah Nya danmenjauhi segala larangan Nya, dan berhati hati dari syirik, maka dia telah menunaikanamanah kepada Alla Jalla wa ‘Ala.

3. Amanah tentang pemahaman kepada Allah

Pengetahuan kita tentangnama nama dan sifat sifat Allah, pengetahuan tentang keagungan dan kebesaran Nya,pengetahuan tentang kekuasaan Nya, pengetahuan tentang betapa sempurnakebijaksanaan Nya, itu adalah bentuk menunaikan amanah keapda Allah Ta’ala.

4.  Amanah dalam menunaikan hak hak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Di antara hak Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalahmencintai beliau. Cinta di sini adalah mencintai beliau lebih dari dirisendiri, orang tua, anak, dan orang selainnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

Tidak (sempurna) keimanan salah seorang di antara kalian sampai akulebih dia cintai dari orang tuanya, anaknya, dan seluruh manusia.”

Ketika Umar radhiallahu ‘anhu berkata, “Wahai Rasulullah, sungguh engkau paling akucintai dari segala sesuatu kecuali diriku”.

Lalu Rasulullahshallallahu menanggapi, “Tidak sempurnakeimanan salah seorang di antara kalian sampai aku menjadi orang yang palingdia cintai, termasuk dari dirinya sendiri”.

Umar menjawab, “Sekarang, demi Allah, Anda yang paling sayacintai termasuk dari diri saya sendiri”.

Beliau menjawab, “Sekarang wahai Umar (imanmu sempurna).”

5. Amanah dalam perbuatan

Di antara bentuk amanahterhadap hak Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam adalah melaksanakan perintahnya dan menjauhilarangannya, membenarkan apa yang beliau kabarkan, memuliakannya tanpa berbuatghuluw kepada beliau. Inilah amanah yang kita emban terhadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

6. Amanah yang berkaitan dengan hak sesamamanusia

Di sini terkandung jugaamanah kepada orang tua, anak, tetangga, amanah dalam perdagangan, pegawai, danpetugas keamanan. Allah Tabaraka waTa’ala akan mempertanyakan tentang orang orang yang mendapatkan salahsatu atau semua hal di tadi. Dalam sebuah hadits yang shahih Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambesabda, “Kalian semua adalah pemimpin dan akan dimintai tanggung jawab ataskepemimpinannya.”

7. Amanahterhadap diri sendiri

Amanah ini dijalani denganmemelihara dan menggunakan segenap kemampuannya demi menjaga kelangsunganhidup, kesejahteraan, dan kebahagiaan diri. Allah Swt. berfirman: “Dan(sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat amanat dan janjinya”(Q.S.al Mu’minun/23:8).

8. Amanah mengenai hak

Amanah ini meliputi hak hakantarsesama manusia. Misalnya, ketika dititipi pesan atau barang, maka kitaharus menyampaikannya kepada yang berhak. Allah Swt. berfirman: “SesungguhnyaAllah Swt. menyuruh kamu untuk menyampaikan amanah kepada yang berhakmenerimanya…”.(Q.S. an Nis±’/4:58).

9. Amanah dalamketaatan

Amanah ini berupa ketaatanakan segala perintah dan menjauhi segala larangan Nya. Allah swt. berfirman: ”Wahaiorang orang yang beriman, janganlah kalian mengkhianati Allah dan Rasul(Muhammad), dan (juga) janganlah kalian mengkhianati amanat amanat yangdipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.”.(Q.S. al Anfal/8:27).

Contoh amanah kepada AllahSwt., yaitu menjalankan semua yang diperintahkan dan meninggalkan semua yangdilarangnya. Bukankah kita diciptakan oleh Allah Swt. untuk mengabdi kepada Nya?Orang yang mengabdi kepada Nya berarti telah memenuhi amanah Nya. Orang yangtidak mengabdi kepada Nya berarti telah mengingkari amanah Nya.

10. Amanah fitrah

Dalam fitrah ada amanah.Allah menjadikan fitrah manusia senantiasa cenderung kepada tauhid, kebenaran,dan kebaikan. Karenanya, fitrah sejalan betul dengan aturan Allah yang berlakudi alam semesta.

Allah swt. berfirman: “Daningatlah ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak anak Adam dari sulbi merekadan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman):“Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab, “Betul, (Engkau Tuhan kami) kamimenjadi saksi.” (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidakmengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang orang yang lengahterhadap ini (keesaan Tuhan).” (Al A’raf: 172).

Akan tetapi adanya fitrahbukanlah jaminan bahwa setiap orang akan selalu berada dalam kebenaran dankebaikan. Sebab fitrah bisa saja terselimuti kepekatan hawa nafsu dan penyakit penyakitjiwa (hati). Untuk itulah manusia harus memperjuangkan amanah fitrah tersebutagar fitrah tersebut tetap menjadi kekuatan dalam menegakkan kebenaran.

11. Amanah taklifsyar’i

Allah swt. telahmenjadikan ketaatan terhadap syariatnya sebagai batu ujian kehambaan seseorangkepada Nya. Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya Allah telah menetapkanfara idh (kewajiban kewajiban), maka janganlah kalian mengabaikannya;menentukan batasan batasan (hukum), maka janganlah kalian melanggarnya; danmendiamkan beberapa hal karena kasih sayang kepada kalian dan bukan karenalupa.” (hadits shahih)

12. Amanah dalam menjaga titipan

Menjaga titipan danmengembalikannya seperti keadaan semula. Apabila kita dititipi sesuatu olehteman atau orang lain, misalnya barang berharga, emas, rumah, atau barang baranglainnya, maka kita harus menjaganya dengan baik. Pada saat barang titipantersebut diambil oleh pemiliknya, kita harus mengembalikannya seperti semula.

13. Amanah dalam menjaga rahasia

Menjaga rahasia. Apabilakita dipercaya untuk menjaga rahasia, baik itu rahasia pribadi, rahasiakeluarga, rahasia organisasi, atau rahasia negara, maka kita wajib menjaganyasupaya tidak bocor kepada orang lain.

14. Amanah dalam jabatan

Tidak menyalah gunakanjabatan. Jabatan merupakan amanah yang wajib dijaga. Apabila kita diberijabatan apapun bentuknya, maka kita harus menjaga amanah tersebut. Segalabentuk penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan pribadi, keluarga, ataukelompok dapat termasuk perbuatan yang melanggar amanah.

15. Amanah dalam memelihara nikmat

Memelihara semua nikmatyang telah diberikan oleh Allah Swt. berupa umur, kesehatan, harta benda, ilmu,dan sebagainya. Semua nikmat yang diberikan oleh Allah Swt. kepada umat manusiaadalah amanah yang harus dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik baiknya.

Demikian yang dapatpenulis sampaikan, semoga kita semua menjadi orang yang amanah, aamiin, sampaijumpa di artikel berikutnya, terima kasih.

Sumber : dalamislam.com

Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?

Written by jumat berkah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GIPHY App Key not set. Please check settings