8 Adab Bersedekah dan Kemuliaannya _*

Sedekah adalah perbuatan mulia yang sangat di cintai oleh Allah SWT. Sedekah diambil dari kata bahasa Arab yaitu “shadaqah” berasal dari kata sidq (siqid) yang berarti kebenaran. Sedekah merupakan amalan yang disukai Allah SWT. Sebagaimana dalam firman Allah SWT,

إِنْ تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ ۖ وَإِنْ تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۚ وَيُكَفِّرُ عَنْكُمْ مِنْ سَيِّئَاتِكُمْ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Artinya : “Jika kamu menampakkan sedekah (mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyiannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembuyikan itu baik bagimu. Dan Allah akan menghapukan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu, dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Baqarah 2 : 271).

Selain itu sedekah memiliki keutamaan yang dimana pelakunya tidak akan dikurangi harta dan akan menambah rezekinya. Bagi siapapun yang bersedekah karena berharap ridha Allah SWT, maka Allah akan melipat gandakannya, sebagaimana dalam firman ALlah SWT,

وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

Artinya : “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezeki sebaik-baiknya.” (QS. Saba : 39).

Rasulullah SAW juga bersabda, “Sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR. Muslim). Dan bagian terpenting yang harus diingat bahwa Allah SWT akan melipat gandakan pahala bagi orang-orang yang menyedekahkan sebagian hartanya untuk membantu siapa saja yang membutuhkan. Allah SWT berfirman,

إِنَّ الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضَاعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ

Artinya : “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (ganjarannya) kepada mereka, dan bagi mereka pahala yang banyak.” (QS. Al-Hadid : 18).

Allah juga akan menghapus dosa bagi orang-orang yang bersedekah dan jalan untuk bertaubat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sedekah adalah ibadah istimewa denga banyak keistimewaan dan sebagai muslim yang baik, sejatinya kita harusnya mengetahui adab dari bersedekah.

Bagaimana Adab Bersedekah?

Dalam Risalah Imam Al-Ghazali yang berjudul al-Adab fid Din mengatakan bahwa, “Adab orang bersedekah , yakni : hendaknya memberikan sedekah sebelum diminta, tidak diketahui orang (lain) ketika memberikan, menjaga kerahasiaan setelah memberikan, bersikap ramah terhadap orang yang memintanya, tidak menjawab dengan penolakan, hendaknya menjawab dengan suara lirih ketika menolak, menghindari sikap bakthil, memberika apa yang diminta atau menolaknya dengan penolakan yang baik; jika iblis la’natullah menghalanginya dengan membisikkan bahwa sesungguhnya si peminta tidak berhak menerima, maka hendaknya ia tidak menarik kembali apa yang telah diberikan Allah sebagai nikmat sedang peminta itu berhak atasnya.”

Maka, adab berseekah dengan terperinci adalah sebagai berikut :

  • Bersedekah Dengan Inisiatif Sendiri

Yakni yang dimaksud dengan bersedekah berinisiatif sendiri adalah bersedekah tanpa diminta dan diingatkan untuk bersedekah. Ada baiknya jika sedekah dilakukan atas dasar tidak diminta terlebih dahulu hingga ada orang lain yang memintanya.

Sedekah itu mudah untuk dilakukan dan bisa dilakukan dimana saja, kapan saja. Adab ini dilakukan agar kita senantiasa melihat bahwa ada orang-orang yang nasibnya kurang beruntung. Dan dengan inisiatif ini diharapkan bisa mengurangi beban orang yang membutuhkan.

  • Sedekah Tidak Diketahui Orang lain

Selanjutnya adalah melakukan bisnis dengan tidak diketahui orang lain untuk menjaga privasi dan menghindari sifat riya. Selain itu juga untuk menjaga keikhlasan dan mengingatkan pelaku sedekah bahwa tujuan dari sedekah adalah untuk membantu orang lain yang membutuhan bukan untuk mengumbar.

Adab sedekah selanjutnya adalah tidak mengumbar bahwa orang tersebut telah bersedekah. Ada baiknya untuk menjaga kerahasiaan dan tidak menceritakan tentang sedekahnya karena akan mengurangi rasa khidmat dari sedeah tersebut.

Sedekah tidak boleh diumbar kecuali ada seseorang yang memaksa meminta diceritakan. Seperti poin kedua di atas hal ini juga bertujuan untuk menghindari riya yang dapat menghilangkan pahala dari sedekah.

  • Bersedekah Harus Bersikap Ramah

Saat bersedekah sebaiknya bersikap ramah kepada orang yang dikasih sedekah itu menandakan bahwa sedekah dilakukan atas dasar keikhlasan dan memang tulus ingin membantu. Tidak boleh juga bersikap sombong dan merasa bahwa kita lebih memiliki segala hal.

Sedekah tidak boleh dilakukan untuk merendahkan seseorang karena akan melukai orang yang diberi sedekah. Sejatinya sedekah adalah perbuatan yang kedua belah pihak sama-sama merasa diuntungkan.

  • Tidak Menjawab Dengan Penolakan

Permintaan sedeah tidak boleh ditolak kecuali dengan alasan-alasan tertentu yang relavan. Karena tangan di atas lebih baik karena tangan di bawah. Artinya bersedekah adalah lebih baik daripada menerima sedekah, maka sebaiknya jika ada orang yang meminta hendaknya diberi karena bagaimana pun itu lebih baik.

  • Menjawab Dengan Baik Jika Hendak Menolak

Selanjutnya adab dari sedekah adalah bila tidak sanggup untuk bersedekah hendaknya menolak dengan baik dan lirih dan bilang dengan perkataan baik. Jika memang keadaan tidak memungkinkan untuk memberi sedekah hendaklah menolak dengan perkataan lemah dan lembut.

Ketidakmampuan untuk bersedekah tersebut tidak dilakukan dengan tindakan membentak-bentak atau berkata kasar kepada pihak yang meminta bantuan sedekah yang tentu akan sangat menyakiti perasaannya.

Dalam bersedekah hendaklah menghindari sikap bakhil. Sikap ini sangat tidak disenangi Allah dan akan mengurangi pahala daripada bersedekah sendiri. Dan jelas tidak ada faedahnya untuk si pemberi sedekah. Malah akan merugi dikemudian hari saat menyadari betapa perbuatan bakhil hanya akan mengantarkan pada penyesalan

  • Tidak Meminta Kembali Pemberian Sedekah

Kadang kala ada rasa khilaf meminta kembali pemberian sedekah ketika dalam kondisi yang diberi sedekahnya tidak tahu diri dan membuat perasaan si pemberi sedekah tersakiti. Setan selalu mengolok-olok perasaan agar kita meminta kembali sedekahnya, padahal Allah melarang meminta atas apa yang telah kita beri.

Itu beberapa adab dari sedekah semoga pembaca mengamalkannya dan patut diperhatikan siapa yang berhak menerima sedekah. Bersedekahlah dengan ikhlas karena sedekah adalah perbuatan mulia yang patut dilakukan karena pahalanya besar sekali.

Sumber : dalamislam.com

Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahlihi Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?

dalamislam

Written by dalamislam