Ahli Temukan Fosil Hewan Laut Diduga Punya Ratusan Mata _*

Jakarta, CNN Indonesia —

Sebuah penelitian mengungkap fosil trilobit yang berusia 390 juta tahun memiliki ratusan mata. Hasil penelitian tersebut sekaligus menyingkap rahasia mengenai mata trilobit yang berbeda dengan hewan lain.

Dilansir iflscience, Senin (4/10), secara kasat mata trilobit tampak seperti hewan yang memiliki dua mata besar. Ternyata pada mata itu terdapat ratusan lensa individu kecil yang merupakan trilobit sesungguhnya.

Peneliti utama dan ahli zoologi Dr. Brigitte Schoenemann mengatakan masing-masing mata trilobit terdiri sekitar 200 lensa dengan setiap lensa berukuran hingga 1mm. Kemudian di belakang setiap lensa terdapat serangkaian faset.

“Di belakang masing-masing lensa ini, pada gilirannya, setidaknya 6 faset diatur, yang masing-masing kembali bersatu membentuk mata majemuk kecil. Jadi ada sekitar 200 mata majemuk dalam satu mata,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Penemuan ini dihasilkan dari analisis serangkaian foto sinar-X dari fosil trilobit sub ordo Phacopinae yang terawetkan dengan baik pada tahun 1970an. Foto-foto tersebut diambil ahli radiologi dan paleontologi amatir Wilhelm Sturmer.

Dari foto fosil trilobit itu terlihat jelas filamen yang ada di bawah mata dan mengindikasikan bahwa bagian tersebut juga merupakan saraf. Kemudian menunjukkan bahwa trilobit sub ordo Phacopinae memiliki serangkaian sub faset.

Pada tahun itu para peneliti menyangkal temuan mengenai ratusan mata trilobit yang terlihat dari foto sinar-X. Kini, 40 tahun kemudian, teknologi modern memungkinkan ilmuwan untuk menyadari bahwa yang ditemukan Sturmer benar adanya.

Namun Sturmer meninggal pada tahun 1980an sehingga tidak bisa mengetahui bahwa apa yang ia temui benar.

Berdasarkan keterangan Livescience, trilobit merupakan makhluk hidup di dasar laut dari periode Kambrium, 521 juta tahun lalu, awal hingga akhir Permian, 252 juta tahun lalu.

Sebagian besar dari trilobit memakan plankton dan lainnya berbucu cacing air. Trilobit dikategorikan ke daam kelompok artropoda yang hidup berkembang biak di awal kehidupan Bumi.

Sementara itu, fosil trilobit cenderung ditemukan pada batuan kabur dari era Kambrium.

(adp/mik)

[Gambas:Video CNN]



Sumber : cnnindonesia.com
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihiadada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?