Amalan Ketika Turun Hujan Beserta Dalilnya

Saat ini, Indonesia tengah memasuki puncak musim hujan. Curah hujan yang sangat tinggi di beberapa daerah menyebabkan banjir, tanah longsor, kerugian materi, dan jatuhnya korban jiwa.

Ketika mendapati kenyataan seperti, terkadang kita berpikir apakah makna hujan dalam Islam sebenarnya, berkah atau musibah.

Hujan menurut Islam merupakan salah satu tanda kekuasaan Allah Subhaana huu wa Ta’aala di alam semesta. Dalam surat Fushshilat ayat 39 Allah berfirman sebagai berikut.

“Dan sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)-Nya, engkau melihat bumi itu kering dan tandus, tetapi apabila Kami turunkan hujan di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya (Allah) yang menghidupkannya pasti dapat menghidupkan orang-orang yang mati; sesungguhnya Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.” (QS. Fushshilat : 39)

Agar hujan mendatangkan manfaat, ada beberapa amalan yang dapat dilakukan, antara lain sebagai berikut.

1. Berdoa ketika turun hujan

Berdoa ketika turun hujan dicontohkan langsung oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Hal ini didasarkan atas hadits berikut.

Dari Ummul Mukminin, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata:

“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan “Allahumma shoyyiban nafi’an (Ya Allah! Turunkanlah hujan yang bermanfaat).” (HR.Bukhari, Ahmad, dan Nasa’i)

Hadits ini menunjukkan anjuran untuk selalu berdoa ketika turun hujan. Tujuannya agar kebaikan, keberkahan, dan manfaat semakin bertambah.

2. Bersyukur

Sebagai manusia, sudah selayaknya kita selalu mensyukuri segala nikmat yang telah Allah berikan termasuk hujan yang turun ke bumi. Allah berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 152 sebagai berikut.

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat pula kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari nikmat-Ku.” (QS. Al Baqarah : 152).

Ayat di atas adalah perintah Allah kepada manusia untuk selalu bersyukur atas segala nikmat Allah dengan cara berdzikir yang diucapkan secara lisan dan diresapkan ke dalam hati.

3. Memperbanyak doa

Saat turun hujan merupakan salah satu waktu terkabulnya doa. Untuk itu, setiap muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa saat turun hujan. Salah satu dalil yang mendasari anjuran ini adalah berikut.

Dari Sahl bin Sa’d, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Dua doa yang tidak akan ditolak : doa ketika adzan dan doa ketika turunnya hujan.” (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi, dihasankan oleh Syeikh Al Albani)

4. Berdoa ketika selesai hujan

Tidak hanya ketika turun hujan saja kita dianjurkan untuk berdoa melainkan juga saat hujan telah berhenti. Doa setelah hujan turun adalah sebagai berikut.

“Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Demikian sedikit amalan yang dapat dilakukan ketika turun hujan. Semoga macam-macam amal shaleh tersebut dapat meningkatkan rasa syukur kita kepada Allah subhaana huu wa ta’aalaa.

Sumber : Dalamislam.com
Aliran Syiah dalam Ilmu Kalam
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahlihi Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi.


Posted

in

by

Tags: