Apa Itu Karbohidrat? Ayo Pahami Jenis hingga Cara Tubuh Mencernanya

Apa Itu Karbohidrat? Ayo Pahami Jenis hingga Cara Tubuh Mencernanya



Jakarta

Tahukan kamu, bahwa salah satu komponen utama yang sering dibahas dalam memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari adalah karbohidrat. Zat ini berperan sebagai salah satu makronutrien utama yang memberikan energi kepada tubuh kita dan memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan nutrisi dan kesehatan kita.

Namun, apakah kamu sudah mengetahui pemahaman terkait karbohidrat? Jika belum, artikel ini akan membantumu dalam memahami karbohidrat. Yuk simak sampai akhir!

Pengertian Karbohidrat

Mengutip dari buku Makanan dan Nutrisi karya Gilad James, karbohidrat adalah salah satu dari tiga makronutrien yang memberikan energi dan nutrisi penting. Mereka ada dalam berbagai makanan, termasuk buah, sayur, biji-bijian, susu, dan permen, tetapi penting untuk memilih jenis karbohidrat dengan bijak untuk kesehatan kita.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, dalam buku Health Secret of Pepino yang disusun oleh Pangkalan Ide, mengatakan bahwa karbohidrat adalah sumber energi utama bagi tubuh. Mereka digunakan dalam bentuk gula bersama dengan oksigen untuk menghasilkan energi dalam bentuk kalori. Satu gram karbohidrat menghasilkan sekitar 4 kilokalori (kilo kalori) energi.

Jenis Karbohidrat

Karbohidrat dapat dibagi menjadi tiga jenis utama:

1. Monosakarida adalah jenis karbohidrat yang paling sederhana, termasuk glukosa, fruktosa, dan galaktosa.

2. Disakarida terbentuk dari penggabungan dua monosakarida, seperti sukrosa (glukosa dan fruktosa), laktosa (glukosa dan galaktosa), dan maltosa (glukosa dan glukosa).

3. Polisakarida adalah karbohidrat kompleks yang terdiri dari rantai panjang monosakarida, seperti pati, serat, dan glikogen.

Fungsi Karbohidrat

Berikut adalah fungsi dari karbohidrat yang dikutip dari Modul 3 Karbohidrat karya Nikmatul Iza.

1. Sumber energi utama dalam tubuh

2. Sebagai pemberi rasa manis

3. Sebagai penghemat protein

4. Sebagai pengatur metabolisme lemak

5. Sumber energi utama bagi otak dan susunan sara pusat

6. Membantu pengeluaran feses

7. Sebagai pembentuk cadangan sumber energi

8. Memberikan rasa kenyang.

Dampak Karbohidrat

Kembali merujuk pada sumber pertama, karbohidrat dibedakan menjadi dua macam, yakni karbohidrat kompleks dan sederhana. Karbohidrat kompleks seperti biji-bijian, buah, dan sayuran memberikan energi stabil karena dicerna dengan waktu yang lambat. Sebaliknya, karbohidrat sederhana seperti permen dan minuman manis dicerna cepat, dapat menyebabkan lonjakan gula darah, penambahan berat badan, dan risiko diabetes serta penyakit jantung.

Maka dengan memilih karbohidrat kompleks, seperti biji-bijian utuh, buah, dan sayuran, dapat meningkatkan sistem pencernaan, mengurangi peradangan, dan mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, dan kanker.

Cara Tubuh Mencerna Karbohidrat

Proses pencernaan karbohidrat dalam tubuh dimulai di mulut, di mana enzim ptialin dalam air liur mulai mencerna amilum dalam makanan. Kemudian, makanan yang sudah dicerna lalu ditelan dan masuk ke dalam lambung (gaster), di mana pencernaan berlanjut selama kurang dari dua jam.

Selanjutnya, bolus menuju duodenum dan berubah menjadi bentuk cair yang disebut chymus. Chymus sendiri dicampur dengan enzim amilopsin dari pankreas dan enzim-enzim dari dinding usus halus yang memecah disakarida menjadi monosakarida.

Misalnya, sukrase mengubah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa, maltase mengubah maltosa menjadi dua molekul glukosa, dan laktase mengubah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa. Glukosa, fruktosa, dan galaktosa kemudian diserap oleh dinding usus halus dan masuk ke dalam cairan limfe, lalu masuk ke dalam pembuluh darah kapiler dan akhirnya ke hati.

Karbohidrat yang tidak dapat dicerna masuk ke kolon, di mana mikroba menguraikannya melalui proses fermentasi. Hasil fermentasi ini mungkin menyebabkan pembentukan gas, yang bisa dikeluarkan sebagai flatus (kentut). Sisa karbohidrat yang tidak tercerna dikeluarkan dari tubuh dalam tinja.

Berapa Jumlah Karbohidrat yang Dibutuhkan Tubuh?

Usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas, dan kondisi medis memengaruhi kebutuhan karbohidrat harian seseorang. Namun, seseorang dewasa yang sehat umumnya membutuhkan antara 220 dan 300 gram karbohidrat setiap hari, dan kebutuhan ini akan meningkat dengan tingkat aktivitas fisik yang lebih tinggi.

Sedangkan menurut anjuran dari WHO pada tahun 1990, sebaiknya karbohidrat mencakup sekitar 55-75 persen dari total kebutuhan energi harian. Dengan mengonsumsi lebih banyak karbohidrat, kita dapat menghemat penggunaan protein sebagai sumber energi dan lebih baik jika protein digunakan dalam membangun jaringan tubuh.

Simak Video “Rekomendasi Menu Sahur Agar Kenyang Tahan Lama saat Puasa
[Gambas:Video 20detik]
(nah/nah)



Source : www.detik.com
Alhamdulillahi Robbil Aalamiin, Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad Warhamna Jamii’a.

What do you think?

Written by admin