Apakah Nabi Adam Bertawasul kepada Nabi Muhammad? _*

Penciptaan Nabi Muhammad sudah ada sebelum Nabi Adam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA โ€“ Penciptaan Nabi Muhammad telah ada jauh sebelum Allah menciptakan Nabi Adam AS, bahkan sebelum penciptaan bumi. Allah menciptakan Rasulullah dengan penciptaan yang sempurna yang dipersiapkan diutus di saat yang tepat sebagai Nabi akhir zaman. Lantas, apakah Nabi Adam juga pernah bertawasul (memohon kepada Allah dengan perantara) kepada beliau?

Dalam kitab Syajarah Al-Kawn Ibnu Arabi yang ditahkik oleh KH Zainul Maarif dijelaskan, siapapun orang yang berlindung di naungan dan syariat Allah akan selamat. Dan siapapun yang berpegang di tali agama Allah akan terjaga. Untuk itulah penting kiranya bagi umat untuk memohon syafaat, salah satunya dengan bertawasul melalui orang-orang saleh. Sebab Nabi Adam dikabarkan pernah bertawasul kepada Rasulullah, maka Nabi Adam pun selamat dari celaan.

Dijelaskan bahwa mengenai Nabi Adam memohon kepada Allah dengan syafaat Nabi Muhammad. Lalu, Allah SWT menjawabnya dan berkata: โ€œWahai Adam, bagaimana engkau mengenal Muhammad padahal Aku belum menciptakannya (memperlihatkannya kepadamu)?โ€. Adam pun menjawab: โ€œYa Allah, ketika Engkau menciptakanku dengan tanganMu dan meniupkan rohMu ke dalam diriku, aku mengangkat kepalaku dan kulihat penyangga singgasana Arsy tertulis laa ilaha illallah Muhammad Rasulullah (syahadat),โ€.

Nabi Adam melanjutkan: โ€œAku tahu bahwa Engkau tidak mengaitkan sesuatu pada namaMu, kecuali sesuatu itu adalah makhluk yang paling Engkau cintai,โ€. Maka dalam sebuah hadis riwayat Hakim disebutkan bahwa Allah menjawab komentar Adam: โ€œEngkau benar, wahai Adam. Muhammad memang makhluk-Ku yang paling Kucintai. Jika kamu memintaKu dengan perantaraan kebenaran Muhammad, maka Aku mengampunimu. Andai bukan karena Muhammad, Aku tidak akan menciptakanMu,โ€.

Dijelaskan bahwa buah dari dahan golongan kanan adalah Nabi Muhammad mencintai mereka dan mereka mencintai Nabi Muhammad. Buah dari dahan golongan kiri adalah Allah tidak akan menghukum mereka selama Nabi Muhammad SAW masih bersama mereka sebagaimana yang tertulis dalam Alquran Surah Al-Anfal ayat 33, Allah berfirman: โ€œWa maa kaanallahu liyuadzibahum wa anta fihim,โ€. Yang artinya: โ€œDan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu (Nabi Muhammad) berada di antara mereka,โ€.

Sedangkan buah dari orang-orang terdahulu yang mendekati Allah adalah Rasulullah SAW. Maka orang-orang yang bersamanya tegas kepada orang-orang kafir dan saling mengasihi di antara mereka. Berkah Rasulullah meliputi cakrawala, kalimatnya pun sempurna.

(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "https://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=417808724973321&version=v2.8"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));

Sumber : republika.co.id

Alhamdulillah Allohumma Sholli โ€˜Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi โ€˜adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata โ€˜arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Cara Berkah

facebook.com/reuniakbar212dimonas