Bahaya Mengancam di Makanan Kaleng_*

VIVA – Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, supaya makanan bisa tetap awet disimpan selama berbulan-bulan. Salah satunya yakni dengan menyimpan di dalam kaleng.

Beberapa makanan kaleng juga ditambahkan bumbu penyedap seperti garam dan gula. Menurut Dr Karin Wiradarma dari KlikDokter,  tambahan itu bisa meningkatkan risiko-risiko penyakit seperti tekanan darah tinggi.

llustrasi makanan kaleng

“Penambahan gula dalam makanan kaleng dapat menyebabkan risiko terkena penyakit gula atau diabetes mellitus tipe 2 dan penyakit jantung. Apabila sudah menderita kedua penyakit tersebut, sebaiknya hindari makanan kaleng agar tidak semakin parah,” ujarnya melalui keterangan resmi, dikutip Rabu 13 Oktober 2021.

Dr Melyarna Putri yang juga dari KlikDokter menyarankan agar masyarakat tidak boleh sering-sering mengonsumsi makanan kaleng dalam jumlah yang terlalu banyak.

“Meski kandungan nutrisinya sama dengan makanan segar, tapi makanan kaleng ditambahkan bahan kimia selama proses pengemasan. Bahan kimia yang digunakan dalam pengemasan salah satunya adalah BPA, yang digunakan untuk menghalau karat dari kaleng,” tuturnya.

Menurut Melyarna, jika mengonsumsi terlalu banyak makanan kaleng dapat meningkatkan risiko terkena diabetes karena paparan BPA dari kemasan kalengnya.

Sumber : viva.co.id
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihiadada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?