Beyond The Inspiration 28: Sesembahan Yang Benar | Astaghfirullah


[ad_1]

Kaum Quraisy jahiliyah benar-benar memahami kalimat syahadat, oleh karena itulah mereka memilih untuk menolaknya. Karena mereka tahu, ada ketundukan, ada ketaatan, ada perbudakan di dalam syahadat itu

Laa ilaaha illa Allah

Kalimat itu dahsyat, kata-kata yang dipilih pemilik kalimat itu bukan sembaran. Yang dipilih adalah “Ilaah” yang artinya “Yang Disembah”, bukan “Rabb” yang artinya Tuhan

Andai kalimat itu berbunyi “Laa Rabba illa Allah”, tentu kaum Quraisy tidak akan punya masalah dengan Islam ataupun Rasulullah Muhammad, sebab mereka sudah terbiasa menuhankan Allah

Tapi yang diminta pada mereka bukan hanya menuhankan Allah, tapi menyembah Allah, itu berarti melakukan ketaatan, itu berarti mereka harus membuang keinginan nafsu mereka, untuk tunduk pada keinginan Allah

Inilah yang dimaksud “Hamba Allah”, yaitu bahwa kita tak merdeka, kita sejatinya hanya budak Allah, yang tunduk patuh kepada Allah secara penuh, berangkat dari kesadaran dan pengakuan yang logis

Sebab kalimat “Laa ilaaha illa Allah” dipahami Quraisy jahiliyah, maka mereka menolak Islam dan penyerunya, maka mereka mengadakan makar, maka mereka mengejek dan menuduh manusia paling mulia di muka bumi

Tersedia 30 menit pembahasan saya tentang “Sesembahan Yang Benar”, di episode 28 bedah buku “Beyond The Inspiration” ini. Silakan disaksikan di channel YouTube saya

Buku “Beyond The Inspiration” bisa didapatkan di bukusip.com secara online, atau cek di akun @bukusip di instagram. Baju kaos saya, desain fresh dari @yukngajiID, bisa dipesan di @yukngaji.merch

[ad_2]

Sumber : Youtube / Felix Siauw

Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Leave a Reply