Cara Atasi HP Android Agar Tidak Cepat Panas _*

Jakarta, CNN Indonesia —

Overheating alias panas berlebih menjadi masalah yang kerap ditemukan di handphone (hp) Android.

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mendinginkan ponsel yang terlalu panas dengan cepat, seperti lepaskan casing hp yang mungkin menjadi penyebab panas ponsel terperangkap.

Setelah melepaskan casing, pengguna hp Android disarankan untuk mengaktifkan mode pesawat guna menonaktifkan fitur yang menguras baterai seperti radio nirkabel, Bluetooth, dan Wi-Fi atau pencarian sinyal seluler.

Namun, jangan masukan ponsel ke dalam lemari es. Memasukkan ponsel ke dalam freezer sama saja dengan memberikan ponsel Anda ke rentang suhu yang sangat berbeda secara tiba-tiba. Hal tersebut dapat menyebabkan layar retak dan sistem mengalami masalah.

Berikut adalah beberapa hal lain yang dapat Anda lakukan untuk membantu ponsel Anda menjadi dingin:

1. Gunakan lebih sedikit daya

Mode Penghemat Baterai di ponsel mengurangi jumlah daya yang digunakan ponsel dan juga membantu menghemat masa pakai baterai ponsel.

2. Instal perangkat lunak pembersih sampah

File sampah menambah pekerjaan ekstra untuk prosesor dan baterai ponsel.

3. Matikan aplikasi yang tak dipakai

Jika Anda merasa ponsel memanas setelah Anda mengaktifkan aplikasi tertentu, maka matikan aplikasi dengan terlebih dahulu mengamalkannya.

4. Lepas case

Case atau penutup telepon dapat bertindak sebagai insulasi atau pengekang panas, menyebabkan penumpukan panas. Lepaskan cas untuk membiarkan ponsel menjadi dingin.

5. Matikan pengaturan yang tidak perlu

Pengguna bisanya sering membiarkan opsi GPS, Bluetooth, atau Wifi tetap aktif, bahkan saat mereka tidak membutuhkannya. Mematikan aplikasi yang tidak dibutuhkan dapat mengakhiri panas berlebih dan menghemat masa pakai baterai. Lebih baik lagi, aktifkan Mode Pesawat saat Anda tidak berencana menggunakan ponsel Anda.

6. Selalu update aplikasi Anda

Mengupdate pada dasarnya adalah nama lain untuk pengoptimalan. Semakin dioptimalkan suatu aplikasi, semakin sedikit sumber daya yang digunakannya, yang berarti semakin kecil kemungkinannya untuk memanaskan ponsel Anda.

7. Ganti kabel pengisi daya

Sesekali kabel pengisi daya yang rusak dapat menyebabkan unit pengisi daya tidak berfungsi. Jika panas sebagian besar terkonsentrasi di sekitar port kabel, maka Anda dapat mempertimbangkan untuk beralih ke kabel lain.

8. Hindari sinar Matahari langsung

Jangan tinggalkan hp di lokasi yang terpapar sinar Matahari secara langsung. Karena perilaku ini akan “memanggang” ponsel Anda. Jangan juga mengecas ponsel di area dekat jendela. Intinya jauhkan perangkat-perangkat ponsel ini dari sinar matahari langsung.

9. Gunakan antivirus

Melansir AVG, spyware (aplikasi jahat untuk memata-matai) yang kerap menargetkan Android dan jenis malware lain bisa membocorkan informasi sensitif pengguna, mencuri detil akun bank, dan memata-matai lokasi pengguna.Semua hal ini dilakukan terus-menerus tanpa sepengetahuan pemilik.

Kegiatan memata-matai yang intensif bakal cepat menghabiskan baterai ponsel pengguna. Jadi, jika tiba-tiba ponsel Anda jadi lebih cepat habis baterai, Anda patut waspada.

Ransomware di perangkat mobile bahkan bisa mengunci file penting yang ada di hp Android. Malware ini bahkan bisa mengunci seluruh ponsel Android Anda.

Untuk mencegah hal ini, memasang anti malware di hp bisa menjadi pertimbangan untuk melindungi ponsel.

(mth/eks)

[Gambas:Video CNN]



Sumber : cnnindonesia.com
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihiadada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?