Cegah Stres saat Pandemi, Ini 5 Tips Jaga Kesehatan Mental dari Ahli

Jakarta

Hari Kesehatan Mental Sedunia (World Mental Health Day) diperingati pada 10 Oktober setiap tahunnya. Menyambut peringatan ini, Psikolog Klinis Dewasa, Nago Tejena, M.Psi bersama Tokopedia berbagi kiat menjaga kesehatan mental, khususnya cara untuk merelaksasi pikiran.

Nago mengatakan kesehatan mental perlu diperhatikan dan dijaga, terutama di tengah pandemi. Misalnya, dengan melakukan hobi, menjaga hubungan yang sehat dengan orang lain, berdamai dengan keadaan, dan masih banyak lagi.

Adapun kelima tips yang ia berikan antara lain.

1. Kurangi Penggunaan Media Sosial

Nago menilai terlalu sering membuka media sosial bisa membuat masyarakat jadi mudah cemas. Sebab, informasi yang masuk bisa jadi berlebih dan di luar batas kemampuan untuk dikendalikan.

Untuk itu, ia menyarankan agar masyarakat dapat merelaksasi diri dengan mengurangi penggunaan media sosial.

“Saat membuka media sosial atau internet, mencari berita itu memang perlu. Namun jangan lupa juga untuk mencari hal-hal lain yang lebih menyenangkan, menghibur atau menginspirasi agar suasana hati lebih tenang,” ujar Nago dalam keterangan tertulis, Minggu (10/10/2021).

2. Memasak Bersama Keluarga

Sebagaimana diketahui, hobi memasak semakin digemari masyarakat di tengah pandemi. Umumnya, kegiatan ini dilakukan masyarakat untuk mengisi waktu di rumah saja, atau sebagai alternatif karena sulit bepergian/makan di luar rumah karena pandemi.

“Fungsi memasak bukan cuma untuk sebagai hiburan atau pengalihan. Memasak bisa membantu kita untuk tetap produktif, sehingga tidak hanya pasif lantaran dipaksa pandemi,” jelasnya.

Sementara itu, External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya menambahkan kini banyak orang yang memulai bisnis daring makanan dan minuman dari rumah.

“Terlihat dari jumlah UMKM lokal yang berjualan makanan dan minuman lewat Tokopedia Nyam meningkat lebih dari 4x lipat selama Juli 2021 dibanding periode yang sama tahun lalu,” tutur Ekhel.

3. Percantik Halaman dengan Berkebun

Nago pun memberi tips untuk menjaga kesehatan mental dengan kegiatan berkebun. Ia mengatakan, berkebun tidak hanya akan menambah estetika serta kesejukan rumah, akan tetapi juga bermanfaat untuk menyegarkan pikiran. Sehingga menjadi salah satu hobi yang digemari banyak masyarakat selama pandemi.

“Berkebun memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan mental kita. Kita bisa melatih konsentrasi, menata dengan mindful, serta kembali terkoneksi dengan alam yang mungkin selama ini kita tinggalkan,” ungkap Nago.

4. Berolahraga di Rumah

Tips yang satu ini sudah sering digaungkan oleh banyak ahli, sebab olahraga merupakan salah satu upaya untuk dapat menjaga pola hidup yang sehat demi masa depan.

Selain membuat tubuh lebih bugar, Nago menjelaskan bahwa olahraga juga dapat meningkatkan kesehatan mental. Di masa pandemi, olahraga juga menjadi kegemaran baru serta coping mechanism banyak masyarakat hingga berbagai peralatan pendukungnya banyak dicari di e-commerce, seperti Tokopedia.

“Pandemi mendorong masyarakat lebih banyak beraktivitas di rumah, contohnya berolahraga. Hal ini terlihat dari kategori Olahraga dan Hobi menjadi salah satu kategori di Tokopedia yang terus mengalami kenaikan selama kuartal III 2021,” ungkap Ekhel.

“Matras senam, pakaian olahraga, serta alat olahraga yang dapat digunakan di rumah menjadi produk olahraga paling diburu masyarakat di kategori Olahraga di Tokopedia belakangan ini,” sambungnya.

5. Segera Hubungi Ahli Bila Cemas Berlarut

Meski telah menerapkan sejumlah tips di atas, kecemasan masih bisa berlanjut pada sebagian orang. Untuk itu, Nago mengimbau agar masyarakat segera menghubungi ahli jika mengalami cemas yang berkepanjangan.

Menurutnya, gangguan kecemasan berlebih yang telah mengganggu pola hidup atau membuat selalu gelisah menjadi tanda seseorang perlu bantuan profesional.

“Meminta bantuan profesional kesehatan mental bukanlah suatu hal yang memalukan. Justru langkah tersebut adalah bukti bahwa kita peduli dan sadar akan pentingnya menjaga diri,” pungkasnya.

Simak Video “Rencana WHO Bentuk Tim Khusus untuk Hadapi Pandemi Berikutnya
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)


Sumber : detik.com
Featured Image : unsplash.com
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihiadada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?