Cerita SOOKIE, Bisnis Soft Cookies Berawal dari Ketinggalan Pesawat

Jakarta

Soft cookies punya tekstur keras di luar, namun lembut di dalam. Itulah yang membuat kue ini terasa unik.

Uniknya lagi, topping di dalam soft cookies juga lumer di mulut, membuat siapa pun yang menyantapnya jadi ketagihan. Tak heran cookies yang satu ini kerap dijadikan sebagai hadiah, hampers, hingga pengganti kue ulang tahun.

Penjual soft cookies ‘SOOKIE’, Dimas Daryanto Putra mengaku saat ini tren soft cookies memang sedang booming di masyarakat. Bahkan, ia mengaku dalam satu bulan bisa menjual hingga 1.200 pcs soft cookies.

“Sebulannya bisa menjual 900 hingga 1.200 pcs cookies. Untuk pendapatan sekitar Rp 7-10 juta per bulan,” ujarnya kepada detikcom.

Dimas mengatakan bisnis SOOKIE berawal saat dirinya kehilangan uang karena ketinggalan pesawat. Saat itu, Dimas berpikir uang tersebut seharusnya dapat dimanfaatkan untuk membuka usaha.

“Awal mula kami memulai usaha ini berawal dari kami ketinggalan pesawat pulang ke Indonesia yang mengakibatkan uang kami hangus begitu saja untuk kembali membeli tiket pulang, dan saat proses itu kami merasa sayang dengan uang yang hangus begitu saja dan berfikir kalau dengan uang segitu harusnya bisa buka sesuatu yang bisa menghasilkan uang lebih dari yang hangus itu,” katanya.

Sejak saat itu, akhirnya ia memutuskan untuk menekuni usaha soft cookies, yang awalnya bernama la.Te Bakes. Namun, seiring berjalannya waktu, Dimas pun mengganti nama menjadi SOOKIE yang berarti soft cookie.

“Maka dari itulah kami mulai membuka usaha yang kami pahami dan sukai yaitu mengenai makanan pada tahun 2019 dengan nama la.Te bakes yang berasal dari kata late (terlambat), tapi karena konotasinya negatif jadi la.te. Kini kami telah Melakukan rebranding menjadi SOOKIE,” lanjutnya.

Untuk menarik minat pembeli, Dimas pun menawarkan berbagai varian soft cookies mulai dari greentea, blueberry, original, choco cheese, dan choco crunch. Ada pula rasa kekinian seperti nutella, biscoff, nougat, hingga s’mores.

Soal harga, SOOKIE juga menawarkan harga yang terjangkau, yakni mulai dari Rp 12.500-Rp 18.000 per pcs untuk regular size dan Rp 25.000-Rp 36.000 per pcs untuk big size. Selain itu, SOOKIE juga menghadirkan paket isi 6 seharga Rp 90.000 dan isi 12 seharga Rp 180.000.

Berkat berbagai inovasi dan harga terjangkau yang ditawarkan, SOOKIE pun kian terkenal di kalangan influencer hingga selebgram. Larisnya bisnis SOOKIE tentu tak lepas dari usaha Dhimas dan timnya.

Ia mengatakan selalu berusaha mencari peluang untuk semakin berkembang dalam segi dan lini. Salah satunya dengan menjaga kualitas rasa.

“Kami mulai mengencangkan branding dan kualitas produk kami mulai dari segi rasa dan kemasan, serta mengenalkan value dari produk kami yang original sehingga pelanggan tidak kecewa setelah memakannya. Dan mengenal bahwa soft cookies kami adalah yang original bukan yang kw,” katanya.

Selain itu, Dimas juga terus meningkatkan pengalamannya di dunia bisnis dengan mengikuti program Kembangkan Bisnis Kulinermu dari detikcom x Kraft Heinz Food Service. Ia pun mengaku mendapat banyak ilmu dari para pakar kuliner.

“Alasan kami mengikuti program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan pengalaman serta belajar dari apa yang diberikan selama event Kembangkan Bisnis Kulinermu itu karna di dalamnya banyak kegiatan yang meningkatkan pembelajaran dan pengalaman yang mungkin akan sulit didapatkan diluar sana tanpa bantuan dari para support merchant pelaksana yang sudah jauh lebih berpengalaman di dunia kuliner,” tandasnya.

Simak Video “Ciptakan Inovasi untuk Hadirkan Peluang Baru Usahamu
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)


Sumber : detik.com
Featured Image : unsplash.com
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahlihi Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?