Curhat dalam Islam, Perlu atau tidak? _*

Ada sebagian orang yang beranggapan bahwa curhat atau curahan hati itu tidak perlu dilakukan karena privasi seseorang. Ada juga yang beranggapan bahwa curhat itu hanya membuang waktu dan tidak menyelesaikan masalah.

Mengutarakan suatu gundahan hati atau problematika kepada seseorang yang kita kenal baik secara kepribadian dan agamanya merupakan salah satu perbuatan yang baik, hal ini telah dicontohkan oleh nabi kita Muhammad SAW ketika menerima wahyu.

Surat Al Alaq ayat 1-5 merupakan wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, kemudian Nabi Muhammad pulang dan menemui istrinya yaitu Khadijah dan berkata “selimuti, selimutilah aku”.

Kemudian Khadijah pun menyelimuti Rasulullah sampai perasaan takut yang dialami beliau pun mereda. Kemudian Rasulullah memberitahukan kepada Khadijah apa yang terjadi ketika penurunan wahyu dan berkata “Aku takut kejadian itu membahayakan diriku” maka Khadijah pun berkata (meredamkan ketakutan apa yang dirasakan Rasulullah) “Sungguh tidak, sesungguhnya Allah tidak akan membuatmu sengsara selamanya, karena engkau selalu menyambung silaturahmi.”

Khadijah pun mengajak Rasulullah kepada Waraqah bin Naufal (anak dari paman Khadijah). Beliau merupakan seseorang yang pandai agama Nasrani dan Khadijah pun berkata kepadanya: “Wahai anak paman, dengarkanlah apa yang terjadi dengan anak saudaramu.” Kemudian Waraqah bin Naufal berkata: “Apa yang terjadi denganmu wahai anak dari saudaraku?” Maka Rasulullah pun menceritakan apa yang terjadi kepada dirinya dan ketika telah selesai Rasulullah menceritakan kejadian yang terjadi, Waraqah pun menasihatinya. “Ini adalah tanda kenabian yang diturunkan kepada Nabi Musa, aduhai diriku seorang pemuda dan diriku masih hidup ketika kaummu mengeluarkanmu dari Tanak kelahiranmu.” (HR Al-Bukhari)

Dari apa yang telah dicontohkan oleh nabi Muhammad SAW dalam kisahnya ketika menerima wahyu, maka kita dapat mengambil beberapa kesimpulan yaitu:

  • Jika seseorang mengalami suatu masalah atau sesuatu yang penting maka janganlah ia sembunyikan, alangkah baiknya jika kita memberi tau kepada orang yang telah kita percayai untuk meminta nasihat dalam suatu urusan. Karena jika kita dapat memberitahu kepada orang lain dapat memberikan ketenangan untuk diri kita dan penghibur dari suatu masalah yang kita alami
  • Mintalah nasihat kepada seseorang yang terpercaya kepribadiannya dan agamanya

Curhat atau curahan hati adalah dimana seseorang ingin menceritakan sesuatu kepada orang lain yang dianggap dekat dan terpercaya, dan biasanya masalah yang diceritakan adalah masalah personal baik itu tentang pekerjaan, keluarga, masa depan dan lain sebagainya yang bertujuan untuk mencari solusi atau nasihat-nasihat baik yang dapat menyelesaikan suatu masalah yang kita hadapi.

Setiap orang memiliki masalah masing-masing. Ada yang terbiasa bercerita kepada orang-orang yang dianggap baik dan ada juga yang tidak mau untuk membagi cerita kepada orang lain.

Perlu kita ketahui bahwa manfaat untuk membagi cerita atau curhat kepada orang lain sangatlah berpengaruh kepada kesehatan secara keseluruhan. Seperti mengurangi beban hidup, ketika kita curhat mengeluarkan isi hati dan perasaan emosional yang kita alami itu akan membantu kita untuk menjadi lebih baik. Percaya diri terhadap suatu masalah yang kita alami

Sumber : dalamislam.com

Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahlihi Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihiadada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?