Di Bantaran Kali Ciliwung, Pria Ini Sukses Tanam Oyong dan Singkong _*

Jakarta

Berawal dari program urbanisasi, pria ini datang ke Jakarta. Kesulitan mencari kerja, ia berinisiatif untuk memanfaatkan lahan di bantaran kali dan sukses tanam berbagai tumbuhan.

Datang dan menetap di tempat yang baru tidak semudah yang bisa dibayangkan. Semuanya harus kembali dimulai dari sangat awal atau nol. Memutar otak untuk bertahan hidup harus dilakukan demi keluarga.

Kuncinya adalah berusaha tidak terpaku dengan keterbatasan lahan dan letak tempat tinggal. Berpikir kreatif dan melihat semuanya dari segala aspek yang memungkinkan akan sangat membantu untuk menemukan sesuatu yang bisa dipergunakan untuk bertahan hidup.

Kisah upaya bertahan hidup ini juga dilakukan oleh seorang pendatang yang kini hidup di bantaran kali Ciliwung. Berawal dari kesulitan mendapatkan pekerjaan di ibukota siapa sangka dirinya justru berhasil hidupkan lahan kosong di pinggir kali.

Di Bantaran Kali Ciliwung, Pria Ini Sukses Tanam Oyong dan SingkongDi Bantaran Kali Ciliwung, Pria Ini Sukses Tanam Oyong dan Singkong Foto: YouTube/Kementerian Pertanian RI

Mengutip akun YouTube Kementerian Pertanian RI, Andiya merupakan seorang pria yang tinggal di bantaran kali Ciliwung. Rumahnya bahkan tepat berada di sisi kali Ciliwung.

Kedatangannya ke ibukota dirasa tidak disambut baik karena kesulitan demi kesulitan begitu dirasakan oleh dirinya. Tidak ada pekerjaan yang mau menerima dirinya sedangkan Andiya berkewajiban untuk menafkahi keluarga setiap hari.

Baca juga: Mantan Sopir Metromini Jadi Petani Lidah Buaya, Segini Omzetnya

Hingga pada suatu waktu, ia melihat lahan kosong di dekat rumahnya yang tidak terpakai. Dibiarkan begitu saja, Andiya percaya bahwa lahan tersebut bisa ditanami beberapa jenis tumbuhan dan dirasakan hasilnya.

“Basic saya kan seorang petani. Pas kebetulan lagi susah-susahnya cari kerjaan. Terus lihat lahan begini masa iya kan nggak bisa dimanfaatkan sih,” kata Andiya.

Berawal dari mencoba menanam 150 pohon oyong, Andiya menemukan bahwa hasil panennya ternyata cukup bagus dan memuaskan. Awalnya panen oyong yang didapatkannya ini dirasa masih sangat sedikit untuk dijual sehingga tanamannya justru dinikmati sendiri dan sebagian dibagikan kepada tetangga.

Di Bantaran Kali Ciliwung, Pria Ini Sukses Tanam Oyong dan SingkongDi Bantaran Kali Ciliwung, Pria Ini Sukses Tanam Oyong dan Singkong Foto: YouTube/Kementerian Pertanian RI

Setelah keberhasilannya tersebut, Andiya mulai mengembangkan lebih banyak tanaman. Selain bertujuan untuk memanfaatkan lahan kosong dan memenuhi kebutuhan hidup, cara yang dilakukan Andiya ini juga bertujuan untuk mencegah bantaran kali Ciliwung yang dijadikan tempat pembuangan sampah oleh masyarakat sekitar.

Mulai dari cabe, singkong, hingga bonsai bahkan ditanam di lahan terbatasnya ini. Walaupun tidak begitu menutup kebutuhan harian, Andiya mensyukuri bahwa pekerjaannya ini tetap mendatangkan rezeki yang halal untuk keluarganya.

Perjalanannya menanam tumbuhan di pinggir kali ini juga tidak mulus. Setiap akhir tahun atau memasuki musim hujan, Andiya mengaku harus berhenti menanam agar tidak rusak akibat banjir.

Kesuksesannya ini bahkan membuat banyak sekali bantuan datang untuk dirinya. Mulai dari lembaga pemerintahan hingga beberapa lembaga swasta memberikannya bibit dan pupuk yang diakui begitu memudahkan untuk menanam.

Perhatian yang didapatkannya ini berasal dari ketertarikan banyak lembaga yang melihat bahwa kegiatan Andiya ini sangat baik untuk ketahanan pangan. Sampai saat ini harapan Andiya hanya semakin banyak perhatian yang bisa diberikan pada petani kecil di Jakarta untuk mengembangkan kegiatan urban farming.

Baca juga: Pantang Menyerah! Gagal Jadi Tentara Pria Ini Sukses Jadi Petani Cabe

Simak Video “Cerita Sekelompok Pemuda yang Sukses Bikin Bisnis Angkringan
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)


Sumber : detik.com
Featured Image : unsplash.com
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihiadada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?