Enggak Ada Untungnya Percaya Sama Hoax _*

VIVA – Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo tidak pernah bosan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak cepat terpengaruh kepada berita hoax. Sebab, berita bohong atau hoax bisa menyebabkan 3K. Pertama, hoax bisa menimbulkan kerusuhan sosial di dunia nyata.

“Contohnya kerusuhan di Yahukimo, Papua beberapa waktu lalu yang menyebabkan orang meninggal dunia. Taruhannya nyawa,” kata Tenaga Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Komunikasi dan Media Massa, Devie Rahmawati, Selasa, 5 Oktober 2021.

Menurutnya, hoax juga menyebabkan konflik politik, di mana menjadi masalah kedua pada 3K. Ia pun mengajak masyarakat untuk mengingat kembali suasana pada tahun politik 2019. Terakhir, hoax pastinya menimbulkan kerugian ekonomi.

Devie mengutip data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahwa investasi ilegal menyebabkan kerugian masyarakat senilai Rp114,9 triliun pada 2011 hingga 2020. Kerugian tersebut salah satunya dipicu hoax yang berkaitan dengan isu ekonomi.

Sejak awal pandemi COVID-19, hoax turut mewabah. Misinformasi telah menyebabkan kebingungan bahkan membuat orang menolak vaksin, mengabaikan protokol kesehatan masyarakat, seperti memakai masker, menjaga jarak, hingga berobat dengan pengobatan yang tidak terbukti secara ilmiah.

Pemerintah, termasuk Kominfo, bersama berbagai lembaga pengecek fakta, seperti Mafindo, sudah turun tangan untuk mengatasi penyebaran misinformasi. Tapi upaya ini ternyata belum memadai.

Kemudian, 60 aktivis pemuda dari 28 provinsi bergabung dalam JaWAra Internet Sehat. Ini adalah gerakan pemuda nasional untuk melawan misinformasi yang dimulai sejak Agustus 2021 yang didukung ICT Watch, Kominfo, dan WhatsApp.

Sumber : viva.co.id
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahlihi Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?