Fakhri Husaini Puji Eduard Ivakdalam_*

Jakarta, CNN Indonesia —

Pelatih tim Aceh Fakhri Husaini memuji sosok Eduard Ivakdalam sebagai pelatih tim Papua jelang duel kedua tim di final cabang sepak bola PON Papua 2020 di Stadion Mandala, Jayapura, Kamis (14/10).

Aceh ke final PON Papua usai menyingkirkan tim kuat Jatim 2-1 di babak semifinal di Stadion Barnabas Youwe, Selasa (12/10), sementara itu tuan rumah Papua mengalahkan Kaltim dengan skor telak 5-1 di Mandala.

Duel di final nanti merupakan ulangan babak 6 besar PON Papua. Pada babak 6 besar lalu Aceh tumbang 0-1 dari Papua. Meski kembali berhadapan, Fakhri Husaini mengaku tidak gentar.

Mantan pelatih Timnas Indonesia U-16 itu mengakui Papua sebagai favorit juara PON Papua. Selain memiliki materi pemain mumpuni, Fakhri menyebut tim Papua mempunyai pelatih sekaliber Eduard Ivakdalam.

“Papua salah satu favorit di cabang olahraga sepak bola, bukan hanya karena punya pemain berkualitas tapi karena memiliki pelatih yang hebat juga, ditambah lagi dukungan penonton yang luar biasa,” kata Fakhri dikutip dari Antara.


Pelatih kepala Tim Papua Eduard Ivakdalam memberikan instruksi kepada pemainnya saat pertandingan babak enam besar Sepak Bola putra PON Papua di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Minggu (10/10/2021). Tim Papua menang atas tim Sumatera Utara dengan skor 2-0.ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.Eduard Ivakdalam dianggap sebagai sosok pelatih hebat. (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Eduard Ivakdalam merupakan gelandang tangguh yang pernah dimiliki Persipura Jayapura pada Liga Indonesia era 2000-an. Bersama Tim Mutiara Hitam, Eduard meraih dua gelar juara Liga Indonesia.

Eduard juga tercatat pernah berkostum Timnas Indonesia pada SEA Games 1997. Pengalaman hebat Eduard itu dianggap jadi modal lain bagi tim Papua di final PON Papua melawan Aceh.

[Gambas:Video CNN]

Kendati demikian Fakhri tidak silau dengan kilau keuntungan yang dimiliki tuan rumah. Bagi Fakhri, baik Papua maupun Aceh memiliki peluang yang sama di laga pemungkas nanti.

“Tapi buat kami itu semua tidak masalah. Ini final, partai puncak. Kami sama seperti Papua. Aceh juga ingin membawa pulang medali emas,” ucap Fakhri.

(sry/nva)


Sumber : cnnindonesia.com
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihiadada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?