Fungsi Dan Peranan Aqidah Dalam Islam _*

Aqidah ialah salah satu ilmu yang wajib diajarkan kepada anak-anak sejak dini. Bila Anda sebagai orang tua sibuk bekerja hingga tak memiliki banyak waktu luang untuk mengajarkannya sendiri kepada anak Anda, jangan resah!

Saat ini banyak lembaga pendidikan seperti PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), KB (Kelompok Bermain) hingga Taman Kanak-kanak yang memberikan pengajaran ilmu aqidah.

Ketika anak-anak sudah mengerti sedikit banyak tentang akidah sedari Taman Kanak-kanak maka ia akan mudah mengikuti di jenjang pendidikan selanjutnya.

Mengapa anak-anak perlu mempelajari akidah?

Akidah memiliki fungsi dan peran yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Bukan hanya sekedar ilmu, akidah juga menentukan kualitas agama dan masa depan seseorang.

Mereka yang enggan memahami ilmu akidah tidak jarang memilih jalan yang sesat. Jalan sesat tersebut yang dapat membawa pada masalah-masalah dalam hidup.

Oleh karena itu, sangat penting untuk menanamkan akidah pada anak sejak dini. Sebagai orang tua, Anda harus bisa membimbing anak pada jalan yang diridhai Allah subhanahu wa ta’ala.

Fungsi dan Peran Akidah dalam Kehidupan

Berikut ini beberapa fungsi dan peran akidah dalam kehidupan.

  1. Sebagai petunjuk hidup yang tepat sehingga dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.
  2. Melindungi diri agar tidak terjerumus pada jalan yang sesat.
  3. Menumbuhkan semangat beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala.
  4. Menentramkan dan sebagai penenang jiwa.
  5. Memahami dan mengikuti sunah-sunah rasul-Nya.
  6. Memurnikan niat ibadah hanya untuk mencari ridha Allah subhanahu wa ta’ala.
  7. Mengokohkan keimanan terhadap Islam.
  8. Mencari kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Itulah beberapa fungsi dan peran akidah dalam kehidupan yang perlu Anda ketahui. Jika akidah telah dipelajari dengan benar, maka seseorang akan tahu bagaimana cara memilih teman dalam Islam yang dapat membawa kebaikan pada diri dan orang lain.

Karena sesungguhnya siapa yang menjadi teman kita, turut juga mempengaruhi karakter pada diri kita. Maka pilihlah teman yang tepat dilihat dari akidahnya.

Peran Akidah dalam Perkembangan Agama Islam

Akidah tidak hanya berperan dalam kehidupan seseorang, tetapi juga berpengaruh dalam perkembangan agama Islam. Simaklah ulasannya berikut ini.

  • Pondasi yang kokoh dalam membangun tiang Agama Islam.
  • Awal dari pembentukan akhlak yang mulia. Seseorang yang berakidah tentu melaksanakan ibadah dengan tertib, sehingga akan tertanam dalam dirinya akhlak yang baik.
  • Dasar penciptaan manusia ialah untuk beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala, sehingga ilmu akidah wajib untuk dipelajari setiap umat Islam.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” (QS. adz-Dzariyat : 56)

  • Akidah seorang hamba menentukan kualitas ibadahnya diterima atau tidak oleh Allah subhanahu wa ta’ala.
  • Menyampaikan akidah mulia merupakan misi awal para rasul-Nya. Sebagaimana hadits di bawah ini.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ ۖ فَمِنْهُمْ مَنْ هَدَى اللَّهُ وَمِنْهُمْ مَنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلَالَةُ ۚ فَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِينَ

“Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu”, maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu dimuka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).” (QS. An-nahl : 36)

Itulah ulasan singkat mengenai akidah dalam Islam. Semoga dapat dipahami dengan mudah. Mari terus tingkatkan kuantitas dan kualitas ilmu agama Islam dalam diri demi meraih keridhaan Allah subhanahu wa ta’ala.

Sumber : dalamislam.com

Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahlihi Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihiadada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?