Heboh Lembaga AS Sebut 78 Juta Warga RI Sudah Pernah Kena COVID-19 _*


Jakarta

Lembaga penelitian kesehatan global independen asal Washington University, Amerika Serikat, Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) memprediksi 29 persen warga di Indonesia sudah terpapar COVID-19.

Mengacu pada data Administrasi Kependudukan di laman resmi Dukcapil Kemendagri per Juni 2021, Indonesia memiliki penduduk sebanyak 272.229.372. Artinya, 29 persen di antaranya yakni sekitar 78,9 juta warga.

“Namun, situasinya tetap rapuh karena cakupan vaksinasi yang rendah dan persentase populasi yang besar berisiko (rentan). Penggunaan masker tetap wajib untuk membantu mengendalikan penyebaran,” tertulis dalam laporan IHME.

Menurutnya pada 1 Januari mendatang, 36 persen warga RI bakal kebal terhadap varian Delta. Walhasil, lonjakan kasus masih mungkin terjadi.

IHME mengingatkan pentingnya peningkatan cakupan vaksinasi, pembatasan pertemuan, dan mobilitas disertai protokol kesehatan.

“Bagian penting dalam mengelola epidemi adalah meningkatkan deteksi kasus untuk dapat merespons lebih cepat ketika kasus mulai meningkat dan menerapkan pencegahan yang efektif,” ungkap peneliti.

Apa artinya 78,9 warga Indonesia sudah imun dari Corona?

Pakar epidemiologi Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, menyebut membaiknya kondisi COVID-19 RI kini tak terlepas dari imunitas yang sudah dimiliki masyarakat. Selain dari vaksin, juga dari infeksi COVID-19 yang membentuk imunitas natural.

“Pelandaian yang terjadi terutama Jawa-Bali dan sebagian dari luar Jawa, karena kondisi adanya imunitas dari kurang lebih mendekati 30 persen penduduk kita yang sudah terpapar,” jelasnya pada detikcom, Selasa (6/10/2021).

“Ditambah lagi ada juga bisa cross section atau irisan juga sebagian yang sudah divaksinasi. Ini dalam prediksi saya setidaknya kalau ditambah yang sudah divaksin bisa jadi sampai 120 jutaan yang sudah memiliki imunitas kombinasi antara natural dan akibat vaksinasi,” lanjut Dicky.

Namun harus tetap waspada, imunitas natural bisa turun dalam waktu tiga bulan pasca terinfeksi. Baca lebih lengkap di halaman selanjutnya.



Simak Video “Korsel Laporkan Kasus Pertama Varian Delta Plus Covid-19
[Gambas:Video 20detik]


Sumber : detik.com
Featured Image : unsplash.com
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihiadada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?