Hukum Jual Beli Kucing dalam Islam, Benarkah Dilarang? _*

Hukum Jual Beli Kucing


Kucing adalah binatang yang sangat menggemaskan. Meski ada sebagian orang yang tidak menyukainya tetapi tetap hewan ini sering menjadi “mainan” setiap orang yang melihat. Namun, bagaimanakah hukum jual beli kucing?

Pertanyaan ini timbul karena banyak orang yang ingin memelihara kucing. Lucu dan menggemaskan, begitulah rupa hewan yang sering kita jumpai ini.

Kucing juga merupakan hewan kesayangan Nabi Muhammad SAW. Nama kucing Rasulullah SAW adalah Muezza. Beliau sangat mencintai kucingnya.

Begitupun kucingnya sangat mencintai majikannya. Setiap Nabi pulang Muezza selalu terbangun dan merunduk sujud di hadapannya majikannya tersebut.

Ketika Nabi sedang menerima tamu, Muezza selalu duduk di pangkuan Nabi dan Nabipun mengelus-elusnya dengan lembut. Bukti kecintaan Nabi dengan Muezza.

Oke kembali ke topik utama, kemudian ada pertanyaan yang sering muncul yaitu bagaimana hukum menjual ataupun membeli hewan berupa kucing?

Baca Juga: Sholat Syuruq (Dalil, Waktu dan Tempat Pelaksanaannya)

Hukum Jual Beli Kucing
sumber: unsplash

Hukum Jual Beli Hewan Kucing

Terkait dengan hukum ini, mayoritas ulama menyebutkan bahwa jual beli hewan ini diperbolehkan. Hal tersebut dikarenakan kucing merupakan zat suci dan mengandung manfaat.

Dalam kitab Al-Mausuatul Fiqhiyyah Al-Kuwaitiyyah, penjelasan para ulama adalah sebagai berikut:

فَذَهَبَ جُمْهُورُ الْفُقَهَاءِ مِنَ الْحَنَفِيَّةِ وَالْمَالِكِيَّةِ وَالشَّافِعِيَّةِ وَالْحَنَابِلَةِ إِلَى أَنَّ بَيْعَ الْهِرَّةِ جَائِزٌ لأنَّهَا طَاهِرَةٌ وَمُنْتَفَعٌ بِهَا وَوُجِدَ فِيهَا جَمِيعُ شُرُوطِ الْبَيْع، فَجَازَ بَيْعُهَا

Artinya:

Mayoritas ulama fiqih bermadzhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali berpendapat bahwa praktik jual kucing itu boleh karena kucing itu suci dan dapat diambil manfaatnya. Padanya juga terdapat semua syarat transaksi penjualan sehingga boleh menjualnya,

Penulis kitab Riyadhus Shalilihin, Imam An-Nawawi juga turut memberikan pendapat terkait dengan jual beli hewan ini. Berikut adalah pendapat beliau:

يصح بيع الهرة والقرد لأنهما طاهران منتفع بهما جامعان شروط المبيع

Artinya:

“Praktik jual beli kucing dan kera tetap sah karena keduanya suci dan termasuk barang bermanfaat serta memenuhi syarat produk,”

Pendapat ini diambil dari kitab Fatawal Imam An-Nawawi.

Meskipun ada yang memperbolehkan, tetap ada kalangan ulama yang melarang. Hal tersebut mengacu pada hadits,

Dari Abu Az Zubair, beliau berkata bahwa beliau pernah menanyakan pada Jabir mengenai hasil penjualan anjing dan kucing. Lalu Jabir mengatakan,

زَجَرَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ ذَلِكَ

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang keras hal ini.” (HR. Muslim no. 1569).

Ada juga hadits lain yang berasal dari Jabir, beliau berkata,

أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- نَهَى عَنْ ثَمَنِ الْكَلْبِ وَالسِّنَّوْرِ

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari hasil penjualan anjing dan kucing.” (HR. Abu Daud no. 3479, An Nasai no. 4668, Ibnu Majah no. 2161 dan Tirmidzi no. 1279. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Baca Juga: Hukum Berpacaran dalam Islam dan Cara Menghindarinya

Hukum Jual Beli Kucing
sumber: unsplash

Mengapa Jual Beli Kucing Dilarang?

Sebenarnya pelarangan terkait jual beli kucing ini dikarenakan dua hal. Penjelasan ini terdapat di dalam kitab ‘Aunul Ma’bud ada dua hal yang menyebabkan jual beli kucing ini terlarang alias haram.

Pertama bisa jadi karena kucing merupakan hewan liar yang tidak memiliki pemilik sehingga tidak sah untuk dilakukan serah terima. Sedangkan di dalam akad jual beli harus terjadi taqabudh (perpindahan kepemilikan).

Kedua, kucing selalu berada di antara manusia dan tidak pernah lepas dari mereka, lain halnya dengan hewan ternak yang bisa dikandang atau diletakkan di sangkar.

Baca Juga: Hukum Waris Islam (Ulasan Lengkap)

Penutup

Demikianlah penjelasan tentang hukum jual beli kucing. Jadi kesimpulan hukum dari jual beli kucing sebagaimana penjelasan mayoritas ulama adalah diperbolehkan.

Jadi bila kamu ingin memelihara kucing dengan cara membelinya maka itu diperkenankan. Bila kamu ingin menjualnya juga tidak masalah asalkan kamu sudah memastikan bahwa hewan tersebut tidak ada pemiliknya.

Jika kamu tertarik dengan konten keislaman seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Islam. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.

Source : qazwa.id
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahlihi Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin