Hukum Makan di Warung Rata-rata (Tarif Sama) | Alhamdulillah Ya Mughni Shollu Alan Nabi

[ad_1]

Pertanyaan:

Sebuah rumah makan memasang tarif yang sama kepada semua pengunjung. Setiap orang diperbolehkan mengkonsumsi apa saja yang tersedia disana, padahal porsi makan masing-masing orang berbeda. Bagaimana hukum makan di rumah makan seperti ini?

Jawaban:

“Yang tampak bagi saya dari pertanyaan ini adalah bahwa dalam jual beli di rumah makan seperti ini terdapat unsur jahalah (ketidaktahuan) dan gharar (penipuan). Unsur ketidaktahuannya, yaitu Anda menyerahkan uang dalam jumlah tertentu untuk mendapatkan sesuatu yang belum jelas. Yang kedua, unsur gharar, yaitu Anda mengambil makanan yang kurang dari nilai uang yang Anda serahkan, sementara ada orang lain yang mengambil makanan yang lebih besar dibandingkan dengan nilai uang yang ia serahkan.

Jadi, jual beli seperti ini mengandung unsur ketidaktahuan dan penipuan. (Sehingga) menurut saya, jual beli seperti ini tidak diperbolehkan. Wallahu a’lam.” (Syekh Salim bin ‘Id Al-Hilali)

Sumber: Majalah As-Sunnah, Edisi 11, Tahun VIII, 1425 H/2004 M.
Dengan pengeditan dari redaksi www.KonsultasiSyariah.com

🔍 Lafal Allah Swt, Baitul Makmur Hakikat, Singkatan Allah Swt, Geosentrisme, Cara Mengonde Rambut, Geliga Landak Palsu


[ad_2]
Source : konsultasisyariah.com
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahlihi Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin