Categories: 88Media 2020 All

I.T.S.A.R.  Yang Diperbolehkan . . Mendahulukan kepentingan saudara kita di atas… | Astaghfirullah



I.T.S.A.R. 
Yang Diperbolehkan
.
.
Mendahulukan kepentingan saudara kita di atas kepentingan kita sendiri (itsar) adalah perbuatan mulia. Namun demikian, itsar ada yang terlarang, dibenci, dan diperbolehkan. Apa itu itsar terlarang dan dibenci, bisa dilihat pada postingan sebelumnya.
.
Adapun itsar yang diperbolehkan termasuk amal yang benar-benar disukai dalam syariat, dengan catatan itsar ini tidak berkaitan dengan soal ibadah. .
.
Itsar yang diperbolehkan ini misalnya kita sedang lapar dan kita memiliki makanan. Teman di dekat kita juga sama laparnya dengan kita. Tapi, ia tak ada apapun untuk dimakan. Dalam keadaan seperti ini, jika kita berikan makanan kita kepada teman kita itu, maka ini termasuk itsar yang terpuji.
.
Allah Ta’ala berfirman ketika menyifati para sahabat anshar: “… dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan.” (QS. Al Hasyr: 9).
.
Ketika kaum muhajirin (yang hijrah dari Mekah menuju Madinah) tiba, para sahabat anshar menyambut mereka dan memuliakannya dengan hartanya. Sampai-sampai, sebagian mereka ada yang mengatakan kepada saudara barunya dari kalangan muhajirin: “Jika kamu ingin aku melepas salah satu istriku untuk kamu, katakan saja.” Yakni, sahabat anshar ini akan mencerai salah satu istrinya. Lalu, jika telah lewat masa idahnya, maka mantan istrinya itu bisa dinikahi oleh saudaranya sang muhajirin. .
.
Imam Bukhari meriwayatkan hadits dari Anas, bahwasanya Abdurrahman bin Auf pernah mendapat tawaran seperti ini dari sahabat anshar, akan tetapi beliau tolak dengan halus. Beliau hanya minta ditunjukkan di mana letak pasar, lalu berjuang sendiri dari nol hingga menjadi salah satu milyader Madinah.
.
Demikian ini di antara besarnya semangat itsar para sahabat anshar radhiyallahu ‘anhum kepada saudara mereka para muhajirin. .
Di antara bentuk itsar yang diperbolehkan lainnya adalah sebagaimana yang Allah firmankan: “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan.” (QS. Al Insan: 8). .
.
Penjelasan ini dapat dibaca dalam kitab: Syarah Riyadhush Shalihin, Syaikh Utsaimin, Jilid 3, terbitan Madaral Wathan, hal. 417-418

Sumber : Instagram / abun_nada

Alhamdulillah yarham umat Muhammad. Allohumma Sholli Wa Sallim Wa Barik ‘ala Nabiyina Muhammad. Subhanalloh Wa Alhamdulillah Wa Laailaaha illa Alloh Allohu Akbar. Astaghfirullah Lilmuslimin Wal Muslimat. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, semoga jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin.



Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Gambar Berkah

Leave a Comment