India Siap Suntikkan Vaksin Covid-19 Buatan Sendiri ke Anak Usia di Bawah 12 Tahun _*

Suara.com – India siap memberikan vaksin Covid-19 untuk anak-anak usia di bawah 12 tahun. Rencananya, vaksin yang diberikan adalah vaksin buatan perusahaan lokal.

Penggunaan darurat vaksin COVID-19 buatan perusahaan lokal Bharat Biotech pada anak-anak di bawah usia 12 tahun dilakukan, setelah India sukses menyuntikkan lebih dari 950 juta dosis vaksin pada orang dewasa dari sekitar 1,4 miliar penduduknya.

Menurut Dr Gagandeep Kang, profesor di Christian Medical College, Vellore, anak-anak dengan penyakit bawaan harus divaksin sesegera mungkin karena kini sudah tersedia vaksin dengan imunogenisitas pada anak-anak dan memiliki basis data keamanan yang besar pada orang dewasa.

Imugenisitas adalah kemampuan suatu substansi dalam memicu respons kekebalan dalam tubuh manusia.

Baca Juga:
Dinkes Tangerang Klaim Vaksinasi Dosis Pertama Sudah 85,2 Persen

Petugas kesehatan bersiap menyuntikan vaksin di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Jumat (11/6/2021).  [Suara.com/Dian Latifah]
Petugas kesehatan bersiap menyuntikan vaksin di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Jumat (11/6/2021). [Suara.com/Dian Latifah]

“Bagi anak-anak sehat yang berisiko lebih rendah tertular COVID-19, lebih aman untuk menunggu sampai lebih banyak orang dewasa divaksin,” kata Kang.

Bharat Biotech memulai uji coba Covaxin pada anak-anak pada Juni setelah gelombang kedua COVID-19 akibat varian Delta yang menyebabkan sistem perawatan kesehatan di India ambruk.

Data dari kelompok usia 2 hingga 18 tahun telah ditinjau secara menyeluruh oleh Organisasi Pengendalian Standar Obat Pusat dan sebuah komite ahli di bidangnya yang telah memberikan rekomendasi positif, kata perusahaan itu kepada Reuters.

Bharat Biotech belum secara terbuka mengungkap data kemanjuran dan keamanan vaksinnya pada anak-anak.

Covaxin, yang menggunakan virus corona yang tidak aktif dengan penguat kekebalan, merupakan satu di antara tiga vaksin yang digunakan di India untuk memvaksinasi orang dewasa.

Baca Juga:
Capaian Vaksinasi Lansia Masih Rendah, Pemkot Bukittinggi Bakal Kunjungi Rumah ke Rumah

Lebih dari 110 juta dosis Covaxin telah didistribusikan dan perusahaan tersebut sedang dalam proses memperoleh izin penggunaan darurat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).


Sumber : suara.com
Featured Image : unsplash.com
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihiadada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?