Keutamaan Sedekah di Hari Asyura

Sedekah adalah bentuk amalan yang dicintai oleh Allah SWT yang perlakuannya Allah SWT yakini akan diganjar dengan pahala berlipat ganda. Sedekah juga merupakan ibadah yang istimewa dan dapat menghapuskan dosa-dosa, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api.” (HR. At-Tirmidzi).

Allah berfirman dalam surah Al Hadid menerangkan bahwa,

إِنَّ الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضَاعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ

Artinya : “Sesungguhnya orang-orng yng bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (pahala) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak.” (QS. Al-Hadid : 18).

Sedekah juga bisa menjadi amal jariyah dimana bahkan ketika sudah meninggal dunia, pahalanya akan terus mengalir. Sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Apabila anak cucu Adam itu mati, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga perkara: shadaqah jariyah, anak shaleh yang memohon ampunan untuknya (ibu dan bapaknya) dan ilmu yang bermanfaat setelahnya.”

Banyak sekali keutamaan sedekah yang baik dan Allah SWT janjikan hartanya tidak akan berkurang, malah akan menambahkan rezekinya, hal ini tercantum dalam firman Allah SWT,

وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

Artinya : “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rejeki yang sebaik-baiknya.” (QS. Saba : 39)

Dalam hal ini bahwa sebenarnya sedekah memiliki macam dan bentuk selain dari pada berupa material, seperti contoh adalah senyum merupakan salah satu bentuk sedekah termudah. Lalu sedekah memberikan sebungkus makanan kepada fakir yang tidak sengaja ditemui dipinggir jalan.

Hendaklah sebagai sesama manusia saling bantu membantu, barang siapa yang mempermudah suatu urusan maka Allah SWT pun akan mempermudah urusannya. Selain itu kita telah membahas mengenai adab bersedekah, baca ini : Adab bersedekah dan kemuliaannya.

Hendaklah bagi siapa saja yang bersedekah untuk tidak mengumbar-umbar perbuatannya dan menjaga kerahasiaan daripada sedekah sendiri untuk menghindari sifat riya yang dibenci oleh Allah SWT. Sebagimana dalam firman Allah SWT,

إِنْ تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ ۖ وَإِنْ تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۚ وَيُكَفِّرُ عَنْكُمْ مِنْ سَيِّئَاتِكُمْ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Artinya : “Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikannya itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Baqarah : 271).

Dari ayat di atas sebaiknya kita mengamalkan bahwasannya perbuatan sedekah dilakukan tidak secara terang-terangan yang bertujuan agar orang mengetahui karena hal tersebut akan menimbulkan riya dan terkesan sombong. Lebih baik sedekah dengan sembunyi-sembunyi dan biarlah Allah saja yang mengetahui.

Sedekah bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja, namun apa hukunya jika bersedekah di hari Asyura?

Sedekah di Hari Asyura

Hari Asyura jatuh pada hari ke sepuluh bulan Muharram atau hari istimewanya para pemeluk agama Islam. Maka hal baik yang dilakukan pada hari istimewa jelas akan mendapatkan manfaat dan pahala luar biasa. Mengingat keutamaan sedekah adalah dilipat gandakannya pahala dan rejeki yang kita keluarkan.

Diantara amalan sunah yang paling utama dilakukan pada bulan Muharram adalah berpuasa. Rasullulah SAW bersabda, “Puasa paling utama setelah Ramadhan ialah puasa pada syahrullah yaitu Muharram.” (HR. Muslim).

Selain puasa sunnah di bulan Muharram, berbagi rejeki juga dianjurkan pada bulan Muharram, terutama pada hari Asyura. Keluarga terdekat adalah pihak utama yang mesti diperhatikan pada hari tersebut.

Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwa orang-orang yang bersedekah di hari ini akan dilapanan rezekinya selama satu tahun, Amalan ini diriwayatkan dari jalur Jabir bin Abdullah berkata,

“Aku mendengar Rasulullah SAW berkata, “Siapa yang bersedekah untuk dirinya dan keluarganya di hari Asyura, Allah SWT akan meluaskan rezekinya di sepanjang tahun.”

Karena bersedekah dan menafkahi keluarga dan kerabat adalah amalan baik ditambah dilakukan di hari istimewa Islam jelas akan mendapatkan berkah dan pahala dari Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang puasa hari Asyura, dia seperti puasa setahun. Dan siapa yang bersedekah ada hari itu, dia seperti bersedekah selama setahun.”

Meskipun memberi sedekah kepada keluarga sangat dianjurkan, tetapi diharapkan dan diusahakan untuk bisa berbagi kepada siapapun, kapanpun dan dimanapun, tanpa menunggu hari Asyura.

Hukum bersedekah di hari Asyura juga sunnah menurut kalangan mahzab Malik. Sedangkan bersedekah dengan dasar keumuman keutamaan bulan Muharram dan keumuman sunnah shadaqah, maka hukumnya mubah.

Namun, sekiranya kita tidak bisa bersedekah dengan menggunakan materi, maka hendaklah tidak membuat kezhaliman dan sebaik-baiknya manusia adalah yang tidak berbuat dzalim kepada sesamanya. Hendaklah berbuat baik dan tidak melakukan tidakan yang tidak disukai Allah SWT.

Semoga Allah SWT senantiasa mengarahkan kita kepada jalan yang benar dan mengingatkan kita untuk selalu berbut berbuat kebaikan. Karena pada setiap kebaikan akan selalu melahirkan kebaikan lainnya. Allah SWT sangat menyukai perbuatan baik.

Sumber : Dalamislam.com
Keutamaan Sedekah di Hari Asyura
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahlihi Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi.


Posted

in

by