Larangan Tasyabbuh dalam Islam – DalamIslam.com _* OO2

Tasyabbuh secara umum diartikan sebagai seorang muslim yang mengikuti gaya hidup orang kafir. Mulai dari gaya, penampilan, tingkah laku, tradisi, cara berpakaian, bahkan tingkah lakunya. Tradisi โ€“ tradisi merayakan ulang tahun, dan tahun baru yang merupakan adaptasi dari perayaan non muslim dan tidak ada dari ajaran Islam sesuai syariat yang dibawa Rasulullah SAW.

Lalu bagaimana hukum bagi kita seorang muslim yang melakukan tasyabbuh atau mengikuti gaya orang kafir? Simak selengkapnya dibawah ini

Hukum Tasyabbuh dalam Islam

Tasyabbuh sendiri ternyata sudah diperkirakan oleh Rasulullah SAW untuk umatnya nanti yang notabene adalah kita sekarang ini. Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

ย 

ู„ุงูŽ ุชูŽู‚ููˆู…ู ุงู„ุณูŽู‘ุงุนูŽุฉู ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ุชูŽุฃู’ุฎูุฐูŽ ุฃูู…ูŽู‘ุชูู‰ ุจูุฃูŽุฎู’ุฐู ุงู„ู’ู‚ูุฑููˆู†ู ู‚ูŽุจู’ู„ูŽู‡ูŽุง ุŒ ุดูุจู’ุฑู‹ุง ุจูุดูุจู’ุฑู ูˆูŽุฐูุฑูŽุงุนู‹ุง ุจูุฐูุฑูŽุงุนูย  . ููŽู‚ููŠู„ูŽ ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูƒูŽููŽุงุฑูุณูŽ ูˆูŽุงู„ุฑูู‘ูˆู…ู . ููŽู‚ูŽุงู„ูŽย  ูˆูŽู…ูŽู†ู ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ุฅูู„ุงูŽู‘ ุฃููˆู„ูŽุฆููƒูŽ

โ€œKiamat tidak akan terjadi hingga umatku mengikuti jalan generasi sebelumnya sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta.โ€ Lalu ada yang menanyakan pada Rasulullah -shallallahu โ€˜alaihi wa sallam-, โ€œApakah mereka itu mengikuti seperti Persia dan Romawi?โ€ Beliau menjawab, โ€œSelain mereka, lantas siapa lagi?โ€œ (HR. Bukhari no. 7319)

Kemudian, diriwayatkan pula dari Abu Saโ€™id Al Khudriย radhiyallahu โ€˜anhu, ia berkata bahwa Rasulullahย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย bersabda,

ู„ูŽุชูŽุชูŽู‘ุจูุนูู†ูŽู‘ ุณูŽู†ูŽู†ูŽ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ู…ูู†ู’ ู‚ูŽุจู’ู„ููƒูู…ู’ ุดูุจู’ุฑู‹ุง ุจูุดูุจู’ุฑู ูˆูŽุฐูุฑูŽุงุนู‹ุง ุจูุฐูุฑูŽุงุนู ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ู„ูŽูˆู’ ุฏูŽุฎูŽู„ููˆุง ููู‰ ุฌูุญู’ุฑู ุถูŽุจูู‘ ู„ุงูŽุชูŽู‘ุจูŽุนู’ุชูู…ููˆู‡ูู…ู’ , ู‚ูู„ู’ู†ูŽุง ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุขู„ู’ูŠูŽู‡ููˆุฏูŽ ูˆูŽุงู„ู†ูŽู‘ุตูŽุงุฑูŽู‰ ู‚ูŽุงู„ูŽ : ููŽู…ูŽู†ู’

โ€œSungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai jika orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang dhob (yang sempit sekalipun, -pen), pasti kalian pun akan mengikutinya.โ€ Kami (para sahabat) berkata, โ€œWahai Rasulullah, apakah yang diikuti itu adalah Yahudi dan Nashrani?โ€ Beliau menjawab, โ€œLantas siapa lagi?โ€ (HR. Muslim no. 2669).

Ibnu Taimiyah menjelaskan, tidak diragukan lagi bahwa umat Islam ada yang kelak akan mengikuti jejak Yahudi dan Nashrani dalam sebagian perkara. Dan perkara ini sudah diperkirakan bahkan sejak Rasulullah SAW hidup. Baca juga tentangย Hukum Beriman Kepada Malaikat Dalam Islam,ย Larangan Memelihara Anjing dalam Islam, danย Larangan Merayakan Tahun Baru, danย Larangan Minuman Keras Dalam Islam

Oleh karena itu, kita diharuskan tersas memohon ampunan dan perlindungan dari Allah SWT. Syaikhul Islam menerangkan, dengan selalu melafalkan Al-Fatihah, kita sudah membedakan diri kita dengan umat non muslim.

Kemudian,ย  Imam Nawawi โ€“rahimahullahโ€“ ketika menjelaskan hadits di atas menjelaskan,

โ€œYang dimaksud denganย syibrย (sejengkal) danย dzirooโ€™ย (hasta) serta lubangย dhobย (lubang hewan tanah yang penuh lika-liku), adalah permisalan bahwa tingkah laku kaum muslimin sangat mirip sekali dengan tingkah Yahudi dan Nashroni. Yaitu kaum muslimin mencocoki mereka dalam kemaksiatan dan berbagai penyimpangan, bukan dalam hal-hal kekafiran mereka yang diikuti. Perkataan beliau ini adalah suatu mukjizat bagi beliau karena apa yang beliau katakan telah terjadi saat-saat ini.โ€ย  (Syarh Muslim, 16: 219)

Larangan Tasyabbuh

Dari Ibnu โ€˜Umar, Nabiย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย bersabda,

ู…ูŽู†ู’ ุชูŽุดูŽุจูŽู‘ู‡ูŽ ุจูู‚ูŽูˆู’ู…ู ููŽู‡ููˆูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’

โ€œBarangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.โ€ (HR. Ahmad 2: 50 dan Abu Daud no. 4031. Syaikhul Islam dalam Iqtidhoโ€˜ 1: 269 mengatakan bahwa sanad hadits iniย jayyid/bagus. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits iniย shahihย sebagaimana dalam Irwaโ€™ul Gholil no. 1269)

Dari โ€˜Amr bin Syuโ€™aib, dari ayahnya, dari kakeknya, Rasulullahย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย bersabda,

ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ู…ูู†ูŽู‘ุง ู…ูŽู†ู’ ุชูŽุดูŽุจูŽู‘ู‡ูŽ ุจูุบูŽูŠู’ุฑูู†ูŽุง

โ€œBukan termasuk golongan kami siapa saja yang menyerupai selain kamiโ€ (HR. Tirmidzi no. 2695. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits iniย hasan).

Kenapa sampai kita dilarang mengikuti orang kafir secara lahiriyah? Ibnu Taimiyahย rahimahullahย berkata,

ุฃูŽู†ูŽู‘ ุงู„ู’ู…ูุดูŽุงุจูŽู‡ูŽุฉูŽ ูููŠ ุงู„ู’ุฃูู…ููˆุฑู ุงู„ุธูŽู‘ุงู‡ูุฑูŽุฉู ุชููˆุฑูุซู ุชูŽู†ูŽุงุณูุจู‹ุง ูˆูŽุชูŽุดูŽุงุจูู‡ู‹ุง ูููŠ ุงู„ู’ุฃูŽุฎู’ู„ูŽุงู‚ู ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ู ูˆูŽู„ูู‡ูŽุฐูŽุง ู†ูู‡ููŠู†ูŽุง ุนูŽู†ู’ ู…ูุดูŽุงุจูŽู‡ูŽุฉู ุงู„ู’ูƒูููŽู‘ุงุฑู

โ€œKeserupaan dalam perkara lahiriyah bisa berpengaruh pada keserupaan dalam akhlak dan amalan. Oleh karena itu, kita dilarang tasyabbuh dengan orang kafirโ€ (Majmuโ€™ Al Fatawa, 22: 154).

Di tempat lain dalam Majmuโ€™ Al Fatawa, beliau berkata,

ููŽุฅูุฐูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ูููŠ ุงู„ุชูŽู‘ุดูŽุจูู‘ู‡ู ุจูู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูู†ู’ ุงู„ู’ุนูŽุงุฏูŽุงุชู ููŽูƒูŽูŠู’ููŽ ุงู„ุชูŽู‘ุดูŽุจูู‘ู‡ู ุจูู‡ูู…ู’ ูููŠู…ูŽุง ู‡ููˆูŽ ุฃูŽุจู’ู„ูŽุบู ู…ูู†ู’ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุŸ!

โ€œJika dalam perkara adat (kebiasaan) saja kita dilarang tasyabbuh dengan mereka, bagaimana lagi dalam perkara yang lebih dari itu?!โ€ (Majmuโ€™ Al Fatawa, 25: 332)

Macam-Macamย Tasyabbuh

Tasyabbuh dengan orang kafir ada dua macam:ย  tasyabbuh yang diharamkan dan tasyabbuh yang mubahย  atau diperbolehkan.

Haram

Tasyabbuh yang haram adalah segala perbuatan yang menjadi kekhususan ajaran orang kafir dan diambil dari ajaran orang kafir, tidak diajarkan dalam ajaran Islam. Tasyabbuh jenis ini seperti merayakan perayaan non muslim, mengikuti ritualnya, mendatangi rumah ibadahnya tanpa ada tujuan syari. Tasyabbuh jenis ini di hukumi dosa besar. Baca juga tentangย Larangan Tidur Setelah Shalat Shubuh,ย  Larangan Saat Haid Dalam Islam, danย Larangan Memukul Istri dalam Islam

Boleh

Tasyabbuh yang dibolehkan adalah adat yang pada dasarnya tidak dibawa hanya oleh orang kafir, atau berdasarkan eksperimen tertentu yang tidak pasti dibawa siapa pada awalnya. Seperti mewarnai rambut selain hitam, memakai cat kuku saat haid, memakai tato temporer, dan sebagainya. Baca juga tentangย Hukum Berandai โ€“ andai Dalam Islam

Demikian penjelasan terkait larangan Tasyabbuh dalam Islam. Semoga bermanfaat

Sumber : dalamislam.com

Alhamdulillah Allohumma Sholli โ€˜Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahlihi Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi โ€˜adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata โ€˜arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?

dalamislam

Written by dalamislam