in ,

Lelaki Miskin dari Yaman yang Doanya Tidak Tertolak _*

Eramuslim.com – Tidak perlu minder, galau ataupun malu jika menjadi orang yang miskin secara harta. Karena kemuliaan seorang manusia tidak hanya terletak pada seberapa besar jumlah kekayaannya. Miskin hanya salah satu episode ujian dalam hidup, yang dengannya itu, seorang manusia harus bersabar dan berusaha sungguh-sungguh agar tidak menggadaikan imannya karena kemiskinannya.

Ada yang mengatakan, terlahir miskin bukan kesalahan. Tapi jika mati dalam keadaan miskin, itulah kesalahan yang sebenarnya. Barangkali kalimat ini tidak harus ditelan mentah-mentah. Karena yang terpenting adalah usaha dengan sunggh-sungguh. Terkait hasil, itu adalah urusan prerogatif Allah Ta’ala.

Tengoklah sejarah. Ada sahabat yang awalnya kaya raya, setelah masuk Islam memfokuskan diri dengan dakwah hingga wafat di medan perjuangan dengan tidak menyisakan apa pun sebagai warisan berbentuk harta. Bahkan, kain kafan untuk beliau saja tidak cukup. Tapi, sahabat tersebut dijamin surga oleh Rasulullah Saw. Beliau wafat dalam keadaan miskin, tapi berhasil masuk surga. Apakah ini sebuah kesalahan?

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2



Sumber : eramuslim.com
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?

Written by jumat berkah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GIPHY App Key not set. Please check settings