Makna dan Keutamaan Zakat | Bincang Syariah _*

zBincangSyariah.Com – Secara bahasa, zakat itu bermakna “bertambah”, “suci”, “tumbuh”, “berkah”. Sementara itu, secara syara`, zakat bermakna “bagian tertentu dari harta yang dimiliki yang telah Allah wajibkan untuk diberikan kepada mustahiqqin (orang-orang yang berhak menerima zakat)”.

Sementara shadaqah dapat didefinisikan sebagai pemberian harta kepada orang-orang fakir, orang yang membutuhkan, ataupun pihak-pihak lain yang berhak menerima shadaqah, tanpa disertai imbalan. Shadaqah adalah identik dengan zakat Ini merupakan makna kedua dari shadaqah, sebab dalam nash-nash syara’ terdapat lafal “shadaqah” yang berarti zakat.

Zakat merupakan salah satu pilar dari lima pilar Islam, Allah telah mewajibkan bagi setiap Muslim untuk mengeluarkannya sebagai penyuci harta mereka, yaitu bagi mereka yang telah memiliki harta sampai nishab (batas terendah wajibnya zakat) dan telah lewat atas kepemilikan harta tersebut masa haul (satu tahun bagi harta simpanan dan niaga, atau telah tiba saat memanen hasil pertanian). Wallahu A’lam.

Source : Bincangsyariah.com
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahlihi Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?