Makna Surat Al Lail dalam Al Qur’an _*

Diantara salah satu kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah dengan menjadikan waktu malam dan mengabadikan dalam satu surat khusus yakni surat Al-Lail (artinya malam). Dan yang lebih menarik lagi adalah surat Al-lail merupakan surat ke 29 dalam Al-qur’an dan kata-kata Al-lail itu sendiri Allah Subhaanahu Wa Ta’ala sebutkan dalam Al-qur’an sebanyak 29 kali. MasyaaAllah – Apakah ini suatu kebetulan? Maka mari kita jadikan hal tersebut sebagai bahan renungan bersama.

Waktu malam Allah Subhanahu Wa Ta’ala munculkan dengan tanda-tanda adanya syafaq (Cahaya merah di waktu senja), sesuai firman Allah dalam surat Al-Insyiqaq ayat 16-17 yang artinya:

“Maka aku bersumpah demi cahaya merah di waktu senja (16) dan demi malam dan apa yang diselubunginya (17).”

Dan berakhir dengan tanda-tanda munculnya fajr, sesuai firman Allah dalam Surat Al-Fajr ayat 4 yang artinya: “Dan demi malam apabila telah berlalu”.

Nabi Muhammad Shalallahu ’Alaihi Wassalam mengajarkan kepada kita apabila telah datang waktu malam, maka di awal permulaan waktu malam (sore hari) hendaknya kita mengerjakan dzikir sore, yang mana salah satu manfaatnya adalah sebagai perlindungan diri.

Dalam surat Al-Falaq ayat 3 yang artinya: “Dan dari kejahatan malam manakala telah gelap gulita.”

Allah telah memperingatkan kita untuk berlindung apabila telah datang waktu malam dan di ayat yang lain dalam surat Annaziat ayat 29 yang artinya:

“Dan Dia telah menjadikan malamnya gelap gulita dan mengeluarkan siangnya terang benderang.”

Allah Subhanahu Wa Ta’ala mendiskripsikan malam dengan gelap gulita. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti kata “gelap” adalah tidak ada cahaya, kelam, tidak terang, sedangkan arti kata gulita adalah gelap, pekat.

Maka jika digabungkan kedua kata tersebut memiliki penekanan yang mendalam tentang suasana yang tidak ada cahaya dan sangat gelap, dan juga memiliki sinonim kata kelam, malam, menderita, sulit, seram dan sesak.

Berdasarkan tafsir ibnu katsir untuk surat Al Falaq ayat 3 tersebut, diriwayatkan dari Aisyah Radhiyallahu’anha bahwa Rasulullah Shalallahu ’Alaihi Wassalam pernah memegang tanganku dan memperlihatkan bulan kepadaku saat terbit dan beliau bersabda: “Berlindunglah kepada Allah dari kejahatan ini, karena sesungguhnya ini adalah bulan jika terbenam“.

Bulan dalam Bahasa latin Yunani adalah dari kata “Lunar/lunatic” yang artinya menurut kamus gaul Bahasa Amerika artinya gila yang digambarkan sebagai suatu bentuk kegilaan yang disebabkan oleh fase bulan.

Beberapa ahli medis kini mulai percaya bahwa Kesehatan fisik atau mental seseorang dapat dipengaruhi oleh sesuatu yang hampir 250.000 mill jauhnya. Namun studi penelitian yang terus muncul mengonfirmasi bahwa hal tersebut memiliki pengaruh misterius dan tidak dapat dijelaskan pada tubuh.

Penelitian yang dilakukan oleh kepolisian Sussex di Inggris menyimpulkan ada peningkatan kejahatan dan kekerasan ketika bulan purnama. Dari pengalaman seorang polisi yang telah bertugas selama 19 tahun, ia mengatakan sering mendapatkan kasus orang-orang dengan perilaku yang aneh – lebih rewel dan argumentative.

Sebuah studi terhadap 13.029 pengendara motor yang tewas dalam kecelakaan malam hari juga menemukan fakta bahwa ada peningkatan sejumlah 5.3% lebih banyak kematian pada malam-malam ketika bulan purnama dibandingkan dengan malam-malam lainnya. Dalam beberapa kalangan, fenomena ini disebut efek Transylvania.

Suatu teori menyeburkan bahwa gravitasi bulan mengganggu keseimbangan cairan di dalam sel tubuh seseorang, sama halnya dengan gravitasi tersebut menyebabkan proses lautan pasang-naik, dan dalam teori lainnya juga mengatakan bahwa gaya gravitasi tersebut dengan kekuasaan Allah dapat mengubah kelenjar hormon dalam organ tubuh.

Jadi bagaimana? Masihkah anda akan beraktivitas di luar di malam hari?

Sumber : dalamislam.com

Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahlihi Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?