Mencari titik setimbang memang tidak mudah. Lebih tepatnya, perlu waktu untuk me… | Astaghfirullah



Mencari titik setimbang memang tidak mudah. Lebih tepatnya, perlu waktu untuk menunggu bandul pendulum sampai benar-benar berhenti di tengah. Pernah ada masanya, dulu, pendidikan adab dilakukan dengan keras. Menjewer dan merotan siswa dianggap hal biasa. Setelah dunia pendidikan kian tersepuh warna psikologi, banyak perlakukan guru pada siswa dikritisi dan direvisi. .
.
Hari ini, setiap tindakan guru yang dianggap mengandung kekerasan, langsung masuk dalam bayang-bayang ancaman HAM. Walhasil, para guru pun cenderung mencari aman. Apalagi, ketika kasus protes keras wali murid kepada guru kian hari kian marak. Bahkan, ada wali murid yang sampai melakukan kekerasan verbal maupun fisik kepada guru.
.
.
Kita khawatir, ketika kekerasan kepada guru yang seperti ini dibiarkan, maka inisiatif nahi mungkar guru lambat laun akan meredup, bahkan padam. Jika itu terjadi, wassalam. Sekolah hanya akan menjadi ruang transfer pengetahuan. Guru mungkin hanya akan sibuk memindahkan isi buku ke otak anak. Tak ada lagi proses pendewasaan.
.
.
Oleh karena itu, rasanya cukup mendesak bagi kita untuk dapat segera menemukan titik setimbang antara keras dan umbaran dalam dunia pendidikan. Kedua titik ekstrim–keras dan umbaran–ini sama kurang baiknya. Ia seyogyanya tidak digunakan sebagai satu-satunya resep perbaikan. Tetapi, mesti diracik sesuai kebutuhan.
.
.
Solusinya memang berada di kedua belah pihak antara sekolah dan orang tua anak. Mesti ada kesepahaman bahwa mereka sedang sama-sama mengupayakan kebaikan. Karena itu, pintu komunikasi mesti dibuka dan ada pembagian peran. .
.
Sudah bukan eranya lagi sekolah dianggap layaknya bengkel. Sementara orang tua pasrah bongkokan. Yang penting bayar, tak ada tunggakan. Jika ada yang kurang beres, tinggal protes atau menyalahkan. .
.
.
#abunnada
#ilustrasi
#komik

Sumber : Instagram / abun_nada

Alhamdulillah yarham umat Muhammad. Allohumma Sholli Wa Sallim Wa Barik ‘ala Nabiyina Muhammad. Subhanalloh Wa Alhamdulillah Wa Laailaaha illa Alloh Allohu Akbar. Astaghfirullah Lilmuslimin Wal Muslimat. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, semoga jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin.





Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Leave a Reply

Your email address will not be published.