#MengapaIslam03: Mukjizat Terakhir | Astaghfirullah




Akal yang digunakan akan membawa seseorang pada eksistensi Tuhan, tapi tidak cukup sampai disana. Untuk mengetahui “siapa” Tuhan, dan “apa yang Dia inginkan”, maka kita harus mencari bukti yang lain, sebnagaimana yang ditunjukkan ayat-ayat sains pada kita.

Bila alam semesta ini menunjukkan pada kita eksistensi Tuhan, maka Tuhan pasti meninggalkan jejak bagi kita, agar kita mampu mengenalnya, agar kita mampu memahaminya, dan dengannya kita bisa memahami kehidupan kita, dan tahu tujuan hidup kita.

Maka jawabannya adalah kitab suci, yang diklaim oleh agama sebagai “bentuk komunikasi” Tuhan dengan manusia, antara Pencipta dan ciptaan-Nya. Tapi kitab suci ini harus keluar dari sekedar klaim, tapi harus berdasarkan bukti yang nyata, bukti yang rasional

Dalam episode ini, saya sedikit sharing bagaimana akal mengantarkan saya meyakini bahwa Al-Qur’an adalah satu-satunya kitab yang mempunyai bukti atas klaim tersebut. Bagaimana akal saya “dihabisi”, di-“overpower”, di-“overkill” oleh kehebatan Al-Qur’an

Dan berujung pada syahadat saya, mengakui bahwa Allah adalah Tuhan, dan Muhammad adalah Nabi dan Rasul-Nya



Sumber : Youtube / Felix Siauw

Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Leave a Reply

Your email address will not be published.