Musabaqoh Tilawatil Qur’an untuk Mengembalikan Syiar Islam

Musabaqah Tilawatil Qur’an merupakan upaya dalam mencapai tujuan pendidikan, dan juga sebagai wadah untuk mengembangkan kompetensi dasar dalam bidang agama, kreatif, berfikir kritis, berkomunikasi dengan baik, dan mampu berkerjasama dalam rangka mengembangkan dan mengekspresikan masing-masing individu sesuai dengan bakat, minat, dan kebutuhan para peserta.

Tak lupa pula Musabaqah Tilawatil Qur’an juga menjadi wadah dalam mendakwahkan Agama Islam melalui perlombaan. Mengembalikan semangat syiar Islam melalui Musabaqoh Tilawatil Qur’an adalah sesuatu yang dinanti-nanti banyak muslim setiap tahunnya.

Dari berbagai perbedaan perlombaan yang diadakan, Musabaqah Tilawatil Qur’an atau yang biasa disebut dengan (MTQ), membawa semangat mensyiarkan islam dengan menyatukan masyarakat untuk saling berlomba-lomba dalam kebaikan.

Musabaqah Tilawatil Qur’an juga menjadi ajang silaturahmi dengan kafilah-kafilah lain, yang membawa masing-masing kontingen dengan kemampuan yang baik, hal ini tentu akan menjadikan masing-masing peserta terus giat berlatih sebelum perlombaan dimulai, yaitu dengan cara mengikuti LPTQ di masing-masing tempat, dan lain-lain.

Berikut daftar perlombaan Musabaqah Tilawatil Qur’an:

  1. Tilawah Al-Qur’an (anak-anak sampai dewasa)
  2. Tartil Qur’an (Anak-Anak)
  3. Hifzhil dan Tilawah (1 juz-5 juz)
  4. Hifzil (10 juz, 20 juz, dan 30 juz)
  5. Khat Naskah, Khat Hiasan Mushaf, Khat Dekorasi, dan Khat Kontemporer
  6. Fahmil Qur’an (MFQ)
  7. Syahril Qur’an (MSQ)

Dengan adanya wadah penampung bakat dan minat masing-masing peserta. Musabaqah Tilawatil Qur’an dapat membangun karakter Qur’ani, yang membuat mental bersaing dengan baik.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala, menyeru kepada kita untuk selalu berlomba-lomba dalam kebaikan, sebagaimana dalilnya terdapat di dalam QS. Al-Baqarah: 148 dan Qs. Al-Mutaffifin: 26.

فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ

“Berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan” (QS. Al-Baqarah: 148)

وَفِي ذَلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُونَ

“Dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba” (QS. Al-Mutaffifin: 26)

Hasan Al Bashri rahimahullah mengatakan, “Jika engkau melihat orang lain mengunggulimu dalam hal dunia, maka kalahkanlah ia dalam hal akhirat”.

Hal ini bisa terhubung dengan Musabaqah Tilawatil Qur’an yang berisi perlombaan-perlombaan bertema “Qur’ani”. Selain itu Musabaqah Tilawatil Qur’an juga memiliki tujuan dalam mewujudkan negeri yang Baldatun Toyyibatun Wa Rabbun Ghafur, yaitu negeri yang baik dengan Rabb Yang Maha Pengampun.

Baldatun Toyyibatun Wa Rabbun Ghafur, adalah suatu negeri yang menjadi dambaan bagi seluruh ummat manusia, yaitu dengan memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Negeri yang penduduknya subur dan makmur, namun tidak lupa untuk bersyukur.
  • Negeri yang maju, baik dalam hal ilmu agama maupun ilmu dunianya.
  • Negeri yang di dalamnya terjalin hubungan yang harmonis antara pemimpin dan masyarakatnya, yaitu dengan terwujudnya saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran
  • Negeri yang selaras antara kebaikan alam dan kebaikan perilaku penduduknya
  • Negeri yang seimbang antara kebaikan jasmani dan rohani penduduknya
  • Negeri yang aman dari musuh, baik dari dalam maupun dari luar.
  • Negeri dengan penguasa yang adil dan shalih, dan penduduk yang hormat dan patuh.

Dari sini bisa kita ketahui bersama bahwa untuk mewujudkan negeri impian, diperlukan semangat mensyiarkan agama islam, baik bagi diri pribadi, keluarga, masyarakat, dan juga bernegara. Oleh karena itu, Musabaqah Tilawatil Qur’an sangat berkontribusi besar dalam memajukan umat dengan cara mengadakan perlombaan bertemakan “Qur’ani”.

Sumber : Dalamislam.com
Musabaqoh Tilawatil Qur'an untuk Mengembalikan Syiar Islam
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahlihi Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi.


Posted

in

by