Seberapa Pentingkah Menyikat Lidah? Ini Penjelasannya _*

Warna lidah normal adalah merah muda, atau merah muda dengan lapisan putih tipis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Saat menggosok gigi, kadang Anda juga menyikat lidah. Namun apakah itu perlu dilakukan? 


Menurut jurnal kebersihan mulut dan gigi, budaya timur telah mempraktikkan pembersihan lidah selama berabad-abad. Jurnal tersebut mengacu pada pengobatan Ayurveda berusia 3.000 tahun di India, yang mengharuskan seseorang juga membersihkan lidah. Hingga sekarang, hal itu tetap menjadi bagian rutin dari kebiasaan hari ini.


Pengobatan Tradisional China menggunakan penampang lidah sebagai indikator kesehatan secara keseluruhan, seperti alat diagnostik untuk memahami akar penyebab suatu kondisi. Laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (CDC) baru-baru ini menyatakan 47,2 persen orang dewasa berusia 30 tahun ke atas, memiliki beberapa bentuk penyakit periodontal. 


Meskipun kebersihan lidah belum diteliti secara ekstensif seperti gusi dan gigi, ada semakin banyak informasi untuk membantu Anda memutuskan apakah menyikat lidah harus dimasukkan ke dalam rutinitas oral harian atau tidak. Tinjauan literatur menyimpulkan, penumpukan biofilm di lidah adalah salah satu penyebab paling umum dari bau mulut, yang juga dikenal sebagai halitosis.


Ulasan tersebut berkorelasi bahwa jumlah lapisan lidah pada pasien yang mengeluh halitosis, secara signifikan lebih besar. Lidah memiliki permukaan yang kasar dengan berbagai jenis papila yang merupakan tonjolan menonjol yang dapat kita rasakan. Puing-puing makanan, bakteri, jamur, dan sel-sel mati dapat berada di dalam celah-celah ini. Dapat dimengerti mengapa obat kumur saja mungkin tidak cukup untuk membantu menghilangkan penumpukan di lidah.


Inilah sebabnya mengapa menyikat lidah adalah hal yang masuk akal, karena itu membantu mengeluarkan dan menghilangkan kotoran mulut. Berbagai jenis penyikat lidah, efektif untuk menghilangkan penumpukan kotoran. Menurut sebuah penelitian di International Journal of Dental Hygiene, beberapa penyikat cenderung menyebabkan refleks muntah dibandingkan yang lain.


Lidah Anda sama uniknya dengan sidik jari dan merupakan otot paling fleksibel di tubuh. Seperti yang dicatat dalam penelitian, warna lidah normal adalah merah muda atau merah muda dengan lapisan putih tipis.


“Mulut yang sehat umumnya akan memiliki lidah merah muda. Biasanya, apa pun yang berwarna merah atau putih atau menonjol adalah tanda bahwa ada sesuatu yang perlu dicek,” kata pakar kesehatan mulut di Oral Health Foundation, Louise Langdon, seperti dilansir di laman Live Science, Rabu (13/10).


Sumber : republika.co.id
Featured Image : unsplash.com
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihiadada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?