Shalat berjemaah di masjid adalah kewajiban bagi laki-laki yang mampu, berdasark… | Astaghfirullah



Shalat berjemaah di masjid adalah kewajiban bagi laki-laki yang mampu, berdasarkan pendapat ulama yang kuat (rajih). Namun shalat berjemaah meskipun wajib, dapat gugur pada kondisi-kondisi tertentu, di antaranya pada saat hujan lebat. Ukuran lebatnya adalah saat hujan dapat membasahi baju. Hujan yang membuat seseorang mendapatkan keringanan adalah hujan yang membuat kesulitan untuk ke masjid. (Shahih Fiqh Sunnah, 1/511).
ㅤㅤㅤㅤ
Sayid Sabiq rahimahullah dalam Fiqh Sunnah menyebutkan salah satu sebab yang membolehkan tidak ikut shalat berjemaah adalah cuaca yang dingin dan hujan. Lalu beliau membawakan perkataan Ibnu Baththol yang menyatakan bahwa ini adalah ijma’ (kesepakatan para ulama). ”Para ulama bersepakat (ijma’) bahwa meninggalkan shalat berjemaah ketika hujan deras, malam yang gelap dan berangin kencang, serta uzur lainnya adalah boleh.” (Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, 3/364).
ㅤㅤㅤㅤ
Netizen pun berkata, “Bentar-bentar, apakah hal ini tetap berlaku sedangkan waktu telah berubah tidak sebagaimana zaman dulu? Zaman sekarang, tersedia berbagai perlengkapan yang dapat membantu kita sampai ke masjid tanpa kehujanan”.
ㅤㅤㅤㅤ
Syaikh Abdul Aziz Bin Baaz menjawab, “Ya tetap berlaku. Hal ini merupakan rukhshah (keringanan) dari Allah Ta’ala”. Jika hujan turun atau khawatir terpeleset karena jalan sedang licin, atau adanya lumpur-lumpur, terdapat sunnah untuk menjamak antara Zuhur dan Asar, juga Maghrib dan Isya. Bagi yang tidak menjamak atau tidak pergi ke masjid karena adanya kesulitan, boleh baginya shalat di rumah. Ia mendapat keringanan untuk tidak melaksanakan shalat berjemaah di masjid. (Lihat fatwa beliau di binbaz.org.sa/old/37774).
ㅤㅤㅤㅤ
Akan tetapi, bagi siapa saja yang mau shalat berjemaah di masjid saat hujan lebat, maka hal itu lebih afdal. Hal ini berdasarkan hadis dari Abu Sa’id Al Khudri. Beliau berkata, ”Tatkala awan muncul, turunlah hujan hingga membasahi genteng (atap genteng tersebut terbuat dari pelepah kurma) kemudian shalat ditegakkan. Lalu saya melihat Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam sujud di atas air dan lumpur sehingga saya melihat bekas lumpur di dahinya.” (HR. Bukhari no. 669 dan Muslim no. 1167).
ㅤㅤㅤㅤ
Semoga bermanfaat 🙂<

/p>

Sumber : Instagram / muslimmyway

Alhamdulillah yarham umat Muhammad. Allohumma Sholli Wa Sallim Wa Barik ‘ala Nabiyina Muhammad. Subhanalloh Wa Alhamdulillah Wa Laailaaha illa Alloh Allohu Akbar. Astaghfirullah Lilmuslimin Wal Muslimat. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, semoga jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin.





Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Leave a Reply