Susu Kental Manis Aman, Tapi Bukan Pengganti ASI _*

VIVA – Beberapa waktu lalu beredar informasi terkait imbauan BPOM mengenai konsumsi produk susu kental manis. Informasi tersebut berawal dari sebuah unggahan di media sosial Facebook, dengan narasi ‘5 Fakta Susu Kental Manis Nggak Boleh Diseduh Air Panas.’ Selain itu, ada pula tambahan stories Facebook yang mengatakan, susu kental manis tidak boleh diseduh dengan air panas. 

Dalam unggahan tersebut dikatakan bahwa minum susu kental manis dengan diseduh air panas adalah kebiasaan yang salah menurut peraturan BPOM. Dalam narasi tersebut ditulis bahwa informasi itu didapat dari Deputi Bidang Badan Pengawas Pangan Olahan, Rita Endang. 

Dari sejumlah hasil penelusuran narasi dalam unggahan stories di media sosial Facebook, yang mengatakan bahwa susu kental manis tidak boleh diseduh dinyatakan tidak sesuai, karena berbeda dengan isi peraturan yang dikeluarkan BPOM No. 31 tahun 2018.

Setelah itu, BPOM langsung mengeluarkan pernyataan resmi bahwa info tersebut tidak akurat. Mafindo dalam laman Turn Back Hoax pada Minggu 19 September 2021, juga menyebutkan bahwa narasi tersebut masuk dalam kategori misleading atau konten salah dan menyesatkan.

Kepala BPOM Penny Lukito juga pernah menjelaskan terkait polemik serupa di tahun 2018 lalu, dan secara sistematis BPOM telah memberikan jawaban yang terukur dan tegas.

“Saya mengajak kita semua, masyarakat, media, pemerintah memberikan informasi yang bermanfaat berbasiskan pengetahuan, sehingga membuat masyarakat menjadi teredukasi,” ujar Penny, dikutip dari laman resmi BPOM.

Hal ini diperkuat dengan Pengumuman BPOM yang terbit pada 23 September 2021 tentang pemberitaan susu kental manis di situs resminya, di mana tidak tertera adanya larangan untuk mengonsumsi susu kental manis dengan cara diseduh. 

Sumber : viva.co.id
Featured Image : unsplash.com
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihiadada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?