Tata Cara Shalat Sunnah Agar Terhindar dari Musibah _*

BincangSyariah.Com – Dalam kitab Al-Ghunyah, Syekh Abdul Qadir Al-Jilani menyebutkan ada salah satu shalat sunnah agar terhindar dari musibah dan bahaya. Shalat sunnah ini disebut dengan shalat sunnah Al-Kifayah.

Menurut Syekh Abdul Qadir Al-Jilani, shalat sunnah agar terhindar dari musibah atau shalat sunnah Al-Kifayah ini berjumlah dua rakaat dan boleh dilakukan kapan saja selain waktu-waktu terlarang melakukan shalat sunnah. Adapun tata cara melaksanakan shalat sunnah Al-Kifayah adalah sebagai berikut;

Pertama, niat melakukan shalat sunnah dua rakaat dengan niat sebagai berikut;

اُصَلِّيْ سُنَّةَ اْلكِفَايَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالىَ

Usholli sunnatal kifaayati rok’ataini lillaahi ta’aala.

Aku niat melakukan shalat sunnah kifayah dua rakaat karena Allah Ta’ala.

Kedua, pada rakaat pertama dan kedua setelah Al-Fatihah membaca surah Al-Ikhlas sebelas kali, kemudian membaca ayat ini sebanyak sebelas kali:

فَسَيَكْفِيكَهُمُ اللَّهُ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Maka Allah akan mencukupkan kamu dari mereka. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Ketiga, setelah salam dari shalat sunnah agar terhindar dari musibah maka membaca doa berikut;

يَا اللَّهُ يَا رَحْمٰنُ يَا مَنَّانُ يَا حَنَّانُ يَا مُسَبَّحًا بِكُلِّ لِسَان يَا مَنْ يَدَاهُ بِالْخَيْرِ مَبْسُوطَتَان يَا كَافِىَ مُحَمَّدًا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اَلْاَحْزَاب وَيَا كَافِىَ اِبْرَاهِيمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ اَلنِّيرَان يَا كَافِىَ مُوْسَى عَلَيْهِ السَّلَامُ فِرْعَوْن يَا كَافِىَ عِيسَى عَلَيْهِ السَّلَامُ الْجَبَابِرَة وَيَا كَافِىَ نُوْحًا عَلَيْهِ السَّلَامُ اَلْغَرَق وَيَا كَافِىَ لُوْطًا عَلَيْهِ السَّلَامُ فُحْشَ قَوْمِهِ يَا كَافِىَ مِنْ كُلِّ شَىْءٍ وَلَا يُكْفَى مِنْهُ شَىْءٍ يَا كَافِىَ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا وَاٰسِيَةَ اِكْفِنِى عَظِيمَ الْبَلَاءِ مِنْ كُلِّ شَىْءٍ حَتَّى لَا اَخَافَ وَلَا اَخْشَى مَعَ اسْمِكَ الْعَظِيمِ الْاَعْظَمِ شَيْئًا.

Artinya:

Ya Allah, Dzat Yang Maha Pengasih, Maha Memberi Karunia, dan Maha Kasih Sayang. Wahai Dzat yang disucikan oleh setiap lisan, wahai Dzat yang kekuasaan-Nya untuk kebaikan selalu dibentangkan. Wahai Dzat Yang Memelihara Nabi Muhammad Saw dari semua golongan, wahai Dzat Yang Memelihara Nabi Ibrahim dari api, wahai Dzat Yang Memelihari Nabi Musa dari Fira’aun, wahai Dzat Yang Memelihara Nabi Isa dari jababirah, wahai Dzat Yang Memelihara Nabi Nuha dari tenggelam, wahai Dzat Yang Memelihara Nabi Luth dari keburukan kaumnya, wahai Dzat Yang Memelihara segala sesuatu, wahai Dzat Yang Memelihara Sayidah Aisyah dan Sayidah Asiyah, perilaharah aku dari bahaya yang besar dari segala apapun sehingga aku tidak takut bersama dengan nama-Mu yang agung terhadap segala sesuatu.

Source : Bincangsyariah.com
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahlihi Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?