in , ,

Tata Cara Tayamum yang Benar _*

Tayamum ialah tindakan bersuci dari hadas kecil atau hadas besar tanpa menggunakan media air, tetapi dengan pasir atau debu. Tayamum ini dilakukan sebagai pengganti wudu.

Nabi shollallahu โ€˜alaihi was sallam dijelaskan hadits โ€˜Ammar bin Yasir rodhiyallahu โ€˜anhu

ุจูŽุนูŽุซูŽู†ูู‰ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู โ€“ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… โ€“ ููู‰ ุญูŽุงุฌูŽุฉู ููŽุฃูŽุฌู’ู†ูŽุจู’ุชู ุŒ ููŽู„ูŽู…ู’ ุฃูŽุฌูุฏู ุงู„ู’ู…ูŽุงุกูŽ ุŒ ููŽุชูŽู…ูŽุฑู‘ูŽุบู’ุชู ููู‰ ุงู„ุตู‘ูŽุนููŠุฏู ูƒูŽู…ูŽุง ุชูŽู…ูŽุฑู‘ูŽุบู ุงู„ุฏู‘ูŽุงุจู‘ูŽุฉู ุŒ ููŽุฐูŽูƒูŽุฑู’ุชู ุฐูŽู„ููƒูŽ ู„ูู„ู†ู‘ูŽุจูู‰ู‘ู โ€“ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… โ€“ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูŽูƒู’ูููŠูƒูŽ ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุตู’ู†ูŽุนูŽ ู‡ูŽูƒูŽุฐูŽุง ยป . ููŽุถูŽุฑูŽุจูŽ ุจููƒูŽูู‘ูู‡ู ุถูŽุฑู’ุจูŽุฉู‹ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ุฃูŽุฑู’ุถู ุซูู…ู‘ูŽ ู†ูŽููŽุถูŽู‡ูŽุง ุŒ ุซูู…ู‘ูŽ ู…ูŽุณูŽุญูŽ ุจูู‡ูŽุง ุธูŽู‡ู’ุฑูŽ ูƒูŽูู‘ูู‡ู ุจูุดูู…ูŽุงู„ูู‡ู ุŒ ุฃูŽูˆู’ ุธูŽู‡ู’ุฑูŽ ุดูู…ูŽุงู„ูู‡ู ุจููƒูŽูู‘ูู‡ู ุŒ ุซูู…ู‘ูŽ ู…ูŽุณูŽุญูŽ ุจูู‡ูู…ูŽุง ูˆูŽุฌู’ู‡ูŽู‡ู

Artinya : Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi was sallam mengutusku untuk suatu keperluan, kemudian aku mengalami junub dan aku tidak menemukan air. Maka aku berguling-guling di tanah sebagaimana layaknya hewan yang berguling-guling di tanah. Kemudian aku ceritakan hal tersebut kepada Nabi shallallahu โ€˜alaihi was sallam. Lantas beliau mengatakan, โ€œSesungguhnya cukuplah engkau melakukannya seperti iniโ€. Seraya beliau memukulkan telapak tangannya ke permukaan bumi sekali pukulan lalu meniupnya. Kemudian beliau mengusap punggung telapak tangan (kanan)nya dengan tangan kirinya dan mengusap punggung telapak tangan (kiri)nya dengan tangan kanannya, lalu beliau mengusap wajahnya dengan kedua tangannya.

Tayamum sendiri memiliki tata cara dalam pelaksanaannya, diantaranya:

  1. Siapkan tanah berdebu atau debu yang bersih
  2. Dalam keadaan menghadap kiblat, baca basmalah lalu letakkan kedua telapak tangan pada debu dengan posisi jari-jari tangan dirapatkan.
  3. Sapukan kedua telapak tangan pada seluruh wajah disertai dengan niat dalam hati, salah satunya dengan redaksi niat berikut.
    ู†ูŽูˆูŽูŠู’ุชู ุงู„ุชูŽู‘ูŠูŽู…ูู‘ู…ูŽ ู„ูุงุณู’ุชูุจูŽุงุญูŽุฉู ุงู„ุตูŽู‘ู„ูŽุงุฉู ู„ู„ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰
    Artinya, โ€œAku berniat tayamum agar diperbolehkan salat karena Allah.โ€
  4. Letakkan kembali telapak tangan pada debu. Kali ini jari-jari direnggangkan. Jika ada cincin pada jari, dapat dilepaskan sementara.
  5. Tempelkan telapak tangan kiri pada punggung tangan kanan, hingga ujung-ujung jari salah satu tangan tidak melebihi ujung jari telunjuk dari tangan yang lain.
  6. Usapkan telapak tangan kiri ke punggung lengan kanan sampai ke bagian siku. Lalu, balikkan telapak tangan kiri tersebut ke bagian dalam lengan kanan, kemudan usapkan hingga ke bagian pergelangan.
  7. Usapkan bagian dalam jempol kiri ke bagian punggung jempol kanan. Selanjutnya, lakukan hal yang sama pada tangan kiri.
  8. Pertemukan kedua telapak tangan dan usap-usapkan di antara jari-jari. Seperti setelah melakukan wudu dengan air, usai tayamum juga dianjurkan untuk membaca doa bersuci.

Sumber : dalamislam.com

Alhamdulillah Allohumma Sholli โ€˜Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi โ€˜adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata โ€˜arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?

Written by jumat berkah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *