Terungkap, Skema Percepatan Turunkan Stunting pada Era COVID-19

VIVA – Angka penanganan masalah gizi buruk termasuk stunting menunjukkan kemajuan meski mengalami tantangan selama masa pandemi COVID-19. Berbagai program terus digencarkan untuk mencapai visi Indonesia 2024 dan target SGDs untuk menghapus semua masalah gizi buruk khususnya stunting.

Dalam mencapai target penumpasan stunting, seluruh elemen baik pemerintah maupun non pemerintah harus saling berkolaborasi.

Pengambil kebijakan, akademisi, polisi, pebisnis dan organisasi juga harus masif ikut menyuarakan isu penumpasan permasalah stunting. 

Kegiatan webinar ini dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan “Action Against Stunting Day” yang dilaksanakan secara global termasuk di tiga negara (India, Indonesia, Senegal) sebagai bagian dari Studi Action Against Stunting Hub (AASH) yang didanai oleh UK Research and Innovation Global Challenges Research Fund (UKRI-GCRF).

School Influencer Workshop

School Influencer Workshop

“Action Against Stunting Day bertujuan untuk menguatkan kembali komitmen dan aksi mencapai penurunan stunting secara global, mempromosikan dialog dan advokasi mengenai SDG2, mengidentifikasi prioritas dan visi bersama untuk penurunan stunting, serta menumbuhkan rasa kebersamaan dengan menyatukan berbagai aktor dan generasi”, demikian Prof. Dr. Muchtaruddin Mansyur, direktur SEAMEO RECFON, menyampaikan dalam sambutannya. 

Letjen TNI (Purn) Doni Monardo, Kepala BNPB dan juga Satgas COVID-19 pada 2020-2021 yang kini membina Yayasan Kita Jaga Alam menyampaikan bahwa perlu digalakkan pangan lokal dan pangan hewani untuk pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas di Indonesia.

Sumber : viva.co.id
Featured Image : unsplash.com
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihiadada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?