Varian Delta Sebabkan Komplikasi Bila Menginfeksi Ibu Hamil _*

Ibu hamil yang belum divaksinasi berisiko alami gejala berat bila terinfeksi Delta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Varian Delta dikenal sebagai varian Covid-19 yang sangat udah menular. Di samping itu, varian Delta ternyata dapat meningkatkan risiko komplikasi bila menginfeksi ibu hamil yang belum divaksinasi.


Hal ini diungkapkan lewat studi terbaru yang dimuat dalam jurnal American Journal of Obstetrics and Gynecology. Pada periode Mei 2020 sampai September 2021, peneliti melibatkan 1.515 ibu hami yang terdiagnosis Covid-19 dalam studi ini.


Sebanyak 82 kasus Covid-19 di antara ibu hamil tersebut merupakan kasus yang berat. Sebanyak 81 ibu hamil dari 82 kasus ini memiliki status belum divaksinasi. Dari 82 kasus Covid-19 berat ini, sebanyak 11 ibu hamil membutuhkan alat bantu ventilator. Peneliti mengungkapkan ada dua kasus kematian ibu hamil di antara 82 kasus Covid-19 berat ini.


Hasil studi menunjukkan bahwa ada sekitar 5 persen pasien hamil yang bergelut dengan Covid-19 berat pada Maret 2021. Setelah itu, angka tersebut meningkat jadi 10-15 persen di penghujung musim panas ketika varian Delta merebak.


Berdasarkan temuan dalam studi ini, tim peneliti menyimpulkan bahwa ibu hamil yang belum vaksinasi dan terinfeksi varian Delta memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami gejala berat. Selai itu, ibu hamil yang belum divaksinasi lebih berisiko membutuhkan perawatan di rumah sakit bila terkena Covid-19.


“Bila Anda hamil dan Anda terkena Covid-19, risiko Anda meningkat untuk mengalami sakit berat,” jelas Juru Bicara Infectious Diseases Society of America Dr Aaron Glatt yang tak terlibat dalam studi ini, seperti dilansir Fox News, Rabu (13/10).


Ketua tim peneliti Dr Emily Adhikar dari University of Texas Southwestern Medical Center mengatakan temuan ini memunculkan kekhawatiran mengenai dampak varian Delta terhadap ibu hamil yang belum divaksinasi. Dr Adhikar berharap vaksinasi bisa smeakin diperluas untuk menghindari situasi yang tak diinginkan.


“Saya khawatir mengenai seperti apa masa depat bagi ibu hamil yang belum divaksinasi (di masa pandemi ini),” ujar Dr Adhikar.


Dengan mempertimbangkan data yang ada, tim peneliti mengimbau agar ibu hamil menjalani vaksinasi Covid-19. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) juga telah memberikan imbauan vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil dan perempuan yang berencana hamil.


Sumber : republika.co.id
Featured Image : unsplash.com
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihiadada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Report

What do you think?