YANG TAK DITEBAR, TAKKAN PERNAH PUDAR Kini kita jumpai zaman, dimana mata kita … | Astaghfirullah


YANG TAK DITEBAR, TAKKAN PERNAH PUDAR

Kini kita jumpai zaman, dimana mata kita banyak terbuai oleh pemandangan2 beracun, bahkan semakin hari, racun itu makin menjalar ke hati.
Titik2 hitam semakin merumpul, menutup pintu2 masuk cahaya petunjuk dari-Nya.
Acuh, tetap acuh, seolah diperbudak oleh kenikmatan sesaat.

Seperti apa kiranya pemandangan beracun itu?

Kau! Wahai wanita.. Umbaran pesona fisik, gerak indah nan gemulai, suara2 mendayu merdu, kerlingan mata menggoda, semua seolah bebas ditampakkan tanpa rasa malu.

Hilang sudah perhiasan terindah, terjual murah, dengan harga sebatas ketenaran dan pujian dari manusia.

Kini, pemandangan beracun bukan lagi tentang wanita-wanita ber-rok mini, bahkan yang syar’i bisa jadi lebih beracun bagi para ikhwani.

Stop!

Aku tak ingin memperburuk citra siapapun di sini. Nyatanya, apa yang ku tulis di atas benar2 terjadi.
.
.
Mari kita ambil pelajaran tentang pelita dan misykat dari ayat ini, “…ibarat misykat yang di dalam misykat itu ada pelita. Pelita itu di dalam kaca dan kaca itu laksana bintang yang bercahaya sekilau mutiara..” (An-Nur : 35)

Apa itu Misykat?

Misykat adalah lubang satu sisi di POJOK RUMAH tempat meletakkan pelita sehingga cahayanya optimal menyinari ruangan.

Bahwa cahaya dari pelita akan lebih optimal menyinari ruangan BUKAN saat ia diletakkan di TENGAH ruangan. Ia tak akan memancar terang jika dibiarkan menebar cahaya di tempat paling tinggi di tengah kamar. Ia justru bermanfaat penuh saat dirinya berada di SUDUT, TERSEMBUNYI, dan membatasi tebaran citranya.

Jadi.. Stop menebar pesona hanya untuk dilihat dunia.
Start menjaga diri, agar pesona kita kelak terpancar di rumah2 cinta bersama pangeran dan putra-putri kita. Dan semakin terpancar kekal, kelak di rumah2 surga.

Kecantikan yang kau tebar akan cepat pudar, tak lagi spesial.
Sedang pesona kecerdasan dan wawasan keislaman yang semakin berkembang, ditambah perhiasan rasa malu, justru akan membuatmu semakin cantik mempesona, bahkan kelak melebihi bidadari-bidadari surga. .
.
.
📝khoirukkum
(inspired by : “Agar Bidadari Cemburu Padamu” karya Ustadz Salim A. Fillah)

#khoirukkum #comicmuslimah #iqomic

Sumber : Instagram / khoirukkum

Alhamdulillah yarham umat Muhammad. Allohumma Sholli Wa Sallim Wa Barik ‘ala Nabiyina Muhammad. Subhanalloh Wa Alhamdulillah Wa Laailaaha illa Alloh Allohu Akbar. Astaghfirullah Lilmuslimin Wal Muslimat. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, semoga jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin.





Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahli Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin

Leave a Reply