YoungLimWon Soft Lab Berkomitmen Bantu Majukan Bisnis di RI _*

Younglimwon lewat SystemEver dorong pebisnis di Indonesia gunakan ERP

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Mengalami pertumbuhan bisnis dari waktu ke waktu adalah impian bagi setiap pelaku usaha. Untuk mencapai pertumbuhan tersebut, tentunya dibutuhkan pengelolaan manajemen yang mumpuni, terintegrasi dan kontrol secara real time. Apalagi di masa pandemi seperti saat ini dimana ritme bekerja mengalami perubahan yang signifikan, lompatan digitalisasi manajemen sudah menjadi kebutuhan.  


Kondisi ini rupanya telah diprediksi perusahaan teknologi asal Korea Selatan, YoungLimWon Soft Lab, bahwasanya teknologi akan terus melakukan transformasi. Sejak 1993, Younglimwon Soft Lab merancang teknologi manajemen ERP (Enterprise Resource Planning) berbasis cloud bagi pebisnis untuk melakukan lompatan kemajuan berbasis riset yang kuat.


Kini, YoungLimwon Soft Lab telah melayani lebih dari 2000 perusahaan di Korea Selatan dan lebih dari 100 klien dari berbagai negara, termasuk Indonesia melalui anak usahanya yang bernama SystemEver Indonesia.


Sejak 2017, SystemEver Indonesia telah melayani sejumlah perusahaan multinasional di bidang distribusi, trading dan manufaktur. Sebagai negara yang dinilai memiliki prospek bisnis yang cerah, CEO YoungLimWon Soft Lab Kwon Young-Bum optimis bisa membantu pelaku bisnis Indonesia melahirkan produk-produk inovatif dan solutif.


Menariknya, ‘SystemEver’ memiliki berbagai lini produk yang dapat digunakan sesuai kebutuhan. Salah satunya adalah “SystemEver Nonprofit”. Lini produk ini sangat cocok untuk perusahaan nirlaba. Selain itu, ada pula “Ever Attendance” yang cocok untuk lingkungan bisnis tanpa tatap muka yang dipicu oleh pandemi COVID-19 serta “Ever Payroll” untuk menangani urusan upah karyawan dengan nyaman.


Kebiasaan suatu negara dalam mengaplikasikan sistem ERP menjadi faktor yang menentukan bagi pengembangan produk YoungLimWon. Di negara-negara Barat, sistem ERP biasanya hanya menampilkan berbagai kategori seperti order entry, inventory management dan pembayaran pada layar yang terpisah yang dalam pengoperasiannya rupanya tidak mudah. 


Untuk memudahkan penggunaan teknologi ERP, pada 1997 Younglimwon Soft Lab berhasil melahirkan “K-System” yang dijuluki sebagai “ERP versi Korea” dengan rancangan yang lebih aplikatif, hanya dalam satu layar kerja saja.


 

(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=417808724973321&version=v2.8"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Sumber : republika.co.id
Featured Image : unsplash.com
Alhamdulillah Allohumma Sholli ‘Ala Nabiyina Muhammad Wa Ahlihi Wa Ashhabihi Wa Ummatihi. Subhanallah wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, insya Alloh jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin